Tribun

Ribuan Orang Turun ke Jalan di Ibu Kota Mali, Tuntut Presiden Ibrahim Boubacar Keita Mundur

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di ibukota Mali menuntut pengunduran diri Presiden Ibrahim Boubacar Keita.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
zoom-in Ribuan Orang Turun ke Jalan di Ibu Kota Mali, Tuntut Presiden Ibrahim Boubacar Keita Mundur
Michele Cattani / AFP
Ribuan Orang Turun ke Jalan di Ibu Kota Mali, Tutut Presiden Ibrahim Boubacar Keita Mundur 

Selama masa jabatannya, pemerintah telah berjuang untuk memadamkan kekerasan yang pertama kali terjadi di Mali utara pada 2012.

Insiden itu yang telah menewaskan ribuan tentara dan warga sipil hingga saat ini.

Konflik telah menyebar ke pusat negara itu, serta negara tetangga Burkina Faso dan Niger.

Menurut PBB, serangan telah meningkat lima kali lipat di tiga negara sejak 2016, dengan lebih dari 4.000 kematian dilaporkan pada 2019.

"Empat juta orang di Mali membutuhkan bantuan kemanusiaan, satu juta orang [telah] dipindahkan tahun ini sendirian," kata Haque.

"Orang sudah cukup dengan kekerasan dan kegagalan negara untuk melindungi penduduk."

Sebelumnya, jajak pendapat parlemen yang lama tertunda pada Maret juga memicu protes bulan lalu, setelah beberapa hasil kursi diperselisihkan.

Mengadakan pemilihan dipandang sebagai langkah menuju penyelesaian krisis Mali.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas