Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Facebook Hapus Puluhan Iklan Kampanye Donald Trump, Mengapa?

Facebook pada Kamis (18/6/2020) lalu mengatakan pihaknya menurunkan postingan dan iklan kampanye Presiden AS, Donald Trump.

Facebook Hapus Puluhan Iklan Kampanye Donald Trump, Mengapa?
https://twitter.com/realDonaldTrump
Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump) 

"Entah sadar akan sejarah atau makna, bagi kampanye Trump menggunakan simbol, simbol yang praktis identik dengan yang digunakan oleh rezim Nazi untuk mengklasifikasikan tahanan politik di kamp konsentrasi, untuk menyerang lawan-lawannya adalah ofensif dan sangat meresahkan," ujar CEO Anti-Defamation League (ADL), Jonathan Greenblatt.

Di sisi lain, tim kampanye Trump berdalih bahwa simbol itu adalah untuk gerakan lawan Antifa.

"Segitiga merah terbalik adalah simbol yang digunakan oleh Antifa, jadi itu dimasukkan dalam iklan tentang Antifa," kata juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh.

Baca: Duduk Perkara Korut Ledakkan Kantor Penghubung di Kaesong Menurut Ahli, Merasa Dikhianati Trump

Baca: Buntut Tewasnya George Floyd, Donald Trump Larang Piting Leher di Amerika: Kecuali Ancam Nyawa

Presiden AS Donald Trump berjalan melewati tembok yang dicoret-coret pendemo ketika menuju Gereja Episkopal St John's yang lokasinya tak jauh dari Gedung Putih.
Presiden AS Donald Trump berjalan melewati tembok yang dicoret-coret pendemo ketika menuju Gereja Episkopal St John's yang lokasinya tak jauh dari Gedung Putih. (AFP)

Dia juga menilai bahwa Facebook sebenarnya juga memiliki simbol segitiga terbalik semacam ini.

Menurutnya perusahaan milik Mark Zuckerberg ini hanya menargetkan iklan milik kampanye Trump saja.

"Gambar itu juga tidak termasuk dalam basis data simbol kebencian Anti-Defamation League," tambah Tim.

Sementara itu, seorang juru bicara ADL mengatakan simbol segitiga di dalam basis datanya bukan salah satu dari simbol sejarah Nazi.

Menurutnya itu merupakan simbol yang biasa digunakan ekstrimis modern dan supremasi kulit putih di Amerika Serikat.

Dia juga mengatakan bahwa ada beberapa antifa yang menggunakan segitiga merah, tetapi itu bukan simbol yang umum digunakan oleh kelompok itu.

Menurut Reuters, ada 88 iklan Trump yang menggunakan simbol segitiga itu dan tersebar di tiga fanpage Facebook.

Baca: Mantan Penasihat Gedung Putih Ungkap Donald Trump Kongkalikong dengan Xi Jinping Agar Menang Pilpres

Baca: Kasus Baru Positif Covid-19 Meningkat, Donald Trump Pastikan Amerika Tidak Akan Lockdown Lagi

Sejumlah Polisi menahan pengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi Black Lives Matter di luar Kantor Polisi Distrik Empat, Boston, Massachusetts, Sabtu (29/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. AFP/JOSEPH PREZIOSO
Sejumlah Polisi menahan pengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi Black Lives Matter di luar Kantor Polisi Distrik Empat, Boston, Massachusetts, Sabtu (29/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. AFP/JOSEPH PREZIOSO (AFP/JOSEPH PREZIOSO)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas