Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pasca Pandemi Covid-19, Wanita di Jepang Mengincar Pria Pegawai Negeri dan Karyawan Perusahaan Besar

Hasil penelitian Prof Masahiro Yamada mengungkapkan saat ini menjadi lebih sulit untuk membuat dan memelihara sebuah keluarga tradisional.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pasca Pandemi Covid-19, Wanita di Jepang Mengincar Pria Pegawai Negeri dan Karyawan Perusahaan Besar
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Makalah Prof. Masahiro Yamada dari Universitas Chuo Tokyo Jepang yang berbicara di Pusat Pers Asing Jepang Selasa ini (30/6/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pandemi Covid-19 mengubah pola percintaan dan kehidupan perkawinan wanita di Jepang.

"Setelah pandemi Covid-19 nanti kecenderungan wanita di Jepang akan mencari pasangan lelaki yang bekerja sebagai pegawai negeri atau pekerja di perusahaan besar, karena jaminan penghasilan tetap," ungkap Prof Masahiro Yamada dari Universitas Chuo Tokyo Jepang yang berbicara di Pusat Pers Asing Jepang, Selasa (30/6/2020).

Hasil penelitiannya juga mengungkapkan saat ini menjadi lebih sulit untuk membuat dan memelihara sebuah keluarga tradisional.

"Selama pandemi ini, terungkap bahwa banyak pekerja tidak tetap dan wiraswasta menjadi orang yang tidak bisa menjalani kehidupan dengan layak. Itulah sebabnya wanita mencari pasangan yang bisa diandalkan," kata dia.

Baca: Aori Unten Mulai Berlaku di Jepang, Pelanggar Terancam 5 Tahun Penjara atau Denda 1 Juta Yen

Baca: Pemerintah Jepang Anggarkan 70 Miliar Yen Lewat NEDO untuk Pengembangan Sistem 5G

Kecenderungan ini mengarah pada masyarakat kelas tertentu dan peningkatan orang yang tidak memiliki saudara, orang paruh baya yang tidak bisa membuat atau mempertahankan keberadaan keluarga tradisional akan semakin meningkat.

Menurut Yamada, Covid-19 dapat mempercepat kesenjangan antara orang-orang yang bisa menjadikan sebuah keluarga tradisional dan yang tidak bisa membentuk keluarga tradisional.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masyarakat Jepang merupakan masyarakat kekeluargaan yang tradisional akrab satu sama lain," tambahnya.

Namun khusus untuk orang tua yang tidak memiliki saudara, maka akan semakin cenderung terisolasi dari sekitarnya.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas