Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kawasan Laut China Selatan Memanas, Pentagon Kerahkan Dua Kapal Induk Saat China Latihan Militer

Kawasan Laut China Selatan (LCS) memanas. Itu terjadi ketika AS mengirimkan dua kapal induk ke Laut China Selatan saat China latihan militer.

Kawasan Laut China Selatan Memanas, Pentagon Kerahkan Dua Kapal Induk Saat China Latihan Militer
AFP
Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan teluk Filipina. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Kawasan Laut China Selatan (LCS) memanas. Itu terjadi ketika Amerika Serikat (AS) mengirimkan dua kapal induk ke Laut China Selatan pada saat yang sama China tengah menggelar latihan militer di wilayah laut sengketa tersebut.

Kapal USS Ronald Reagan dan USS Nimitz berada di wilayah itu mulai Sabtu (4/7/2020).

"Tujuannya adalah untuk memberikan sinyalemen yang jelas kepada rekan dan sekutu kami, kami berkomitmen pada keamanan dan stabilitas kawasan," kata Laksamana Muda George M Wikoff.

Ia menambahkan pengiriman dua kapal induk itu bukanlah respons terhadap tindakan China, yang dikritik Pentagon sebagai upaya kontraproduktif dalam meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas.

Wikoff tidak memberikan keterangan rinci soal lokasi kapal-kapal induk AS itu akan menggelar latihan.
Wall Street Journal melaporkan latihan tersebut akan dijalankan oleh dua kapal induk, empat kapal perang, dan sejumlah jet tempur.

Baca: Pentagon: Trump Setujui Penarikan 9.500 Pasukan AS dari Jerman

Baca: Tiga Negara Ini Berang Terhadap China yang Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan

China justru menyebut AS adalah pihak yang mestinya disalahkan atas peningkatan ketegangan di kawasan itu.

China mengumumkan pada pekan lalu, Beijing telah menjadwalkan latihan militer mulai 1 Juli dekat Kepulauan Paracel, wilayah yang diklaim oleh China dan Vietnam.

Vietnam dan Filipina sebelumnya juga telah melayangkan kritik atas rencana latihan itu.

Menurut kedua negara tersebut tindakan China dapat memperburuk keadaan serta berdampak pada hubungan Beijing
dengan negara-negara tetangganya.

Dalam sengketa itu, AS menuduh China mempersempit Laut China Selatan dan mencoba mengintimidasi negara-negara di kawasan sekitar yang mungkin ingin mengeksplorasi gas dan minyak di lokasi bersangkutan.

Halaman
12
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas