Tribun

Korea Utara Tegaskan Tak Ingin Berunding Lagi dengan AS

Pemerintah AS menganggap dialog dengan Korut bisa dijadikan sebagai alat untuk bergulat dengan krisis politik internal sebelum masa pemilihan presiden

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Korea Utara Tegaskan Tak Ingin Berunding Lagi dengan AS
Official White House/Shealah Craighead
Dari kiri ke kanan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In. Ketiga pemimpin negara tersebut tengah berdialog di area Panmunjom atau Zona Demiliterisasi (DMZ) Korea Utara-Korea Selatan pada Minggu, Juni 2019. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Korea Utara (Korut) sebelumnya telah menolak kemungkinan untuk memulai kembali perundingan dengan Amerika Serikat (AS) dan menuduh negara itu memilih kebijakan 'bermusuhan'.

Bahkan Korut menuding AS mengabaikan perjanjian yang telah dibuat pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) sebelumnya.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (7/7/2020), Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan, pemerintah Korut menyampaikan pada hari Senin kemarin bahwa negara yang dipimpin Kim Jong Un itu tidak berniat untuk mengadakan negosiasi dengan AS.

Baca: Kim Jong Un Klaim Korea Utara Sukses Atasi Pandemik Covid-19

Baca: Sebulan Kim Jong Un Menghilang, Begitu Muncul Sang Diktator Langsung Memarahi Pejabat Korea Utara

Menurut pernyataan yang dibuat oleh Wakil Menteri pertama Luar Negeri Korut, Choe Son Hui, negara tersebut terkejut dengan saran bahwa perundingan dapat diadakan dalam kondisi saat ini.

Pemerintah AS, kata dia, menganggap bahwa dialog dengan Korut bisa dijadikan sebagai alat untuk bergulat dengan krisis politik internalnya sebelum masa pemilihan Presiden AS.

Harapan untuk dilangsungkannya KTT sebelum pemilihan AS ini sebenarnya telah diungkapkan oleh Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in.

Sementara itu, Perwakilan Khusus AS untuk Korut Stephen Biegun juga dijadwalkan akan mengunjungi Korsel pada 7 hingga 9 Juli ini.

Sebelumnya, hubungan antara AS dan Korut telah memburuk sejak terjadinya kegagalan kesepakatan dalam KTT yang diadakan di Hanoi, Vietnam pada Februari 2019.

Pertemuan itu dilakukan untuk membahas terkait kemajuan dalam denuklirisasi Semenanjung Korea dan pencabutan sanksi terhadap Korut.

Namun akhirnya KTT hanya berlangsung singkat dan berakhir tanpa kesepakatan, hal itu karena terjadi perbedaan pendapat terkait jangka waktu dalam pemberian sanksi.

Pembicaraan terkait denuklirisasi ini pun akhirnya terhenti sejak saat itu.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas