Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Memulai Tahap Akhir Pengujian Vaksin Covid-19

Seperti yang disampaikan Kemenhan Rusia dalam keterangan tertulisnya pada Jumat waktu setempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Rusia Memulai Tahap Akhir Pengujian Vaksin Covid-19
Istimewa
Seorang pasien segera dibawa tim gugus tugas menuju RSUD IA Moeis merupakan warga Kota Samarinda, berjenis kelamin laki-laki, berusia 57 tahun. Sebelumnya tengah dirawat lantaran menderita sakit jantung, namun saat dilakukan rapid test hasilnya reaktif Covid-19, Sabtu (30/5/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Rusia telah memulai tahap akhir pengujian vaksin virus corona (Covid-19) yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya bersama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia.

Seperti yang disampaikan Kemenhan Rusia dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (10/7/2020) waktu setempat.

Pengujian untuk vaksin Corona ini pun sebenarnya telah dimulai pada 18 Juni lalu.

"Kementerian Pertahanan Rusia bersama-sama dengan Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya memulai tahap akhir dari uji klinis vaksin virus corona," kata Kemenhan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Baca: Lonjakan Kasus Covid-19 Dinilai Bisa Ganggu Psikologis Masyarakat, Pemerintah Harus Antisipasi

Menurut pernyataan tersebut, peserta percobaan telah menunjukkan respons kekebalan yang dihasilkan dari vaksin ini.

Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (10/7/2020), Direktur Pusat Penelitian Nasional Rusia Alexander Gintsburg mengatakan pada akhir Juni lalu bahwa vaksin corona yang dikembangkan oleh lembaga itu bersama dengan Kemenhan akan memberikan perlindungan terhadap virus tersebut selama lebih dari dua tahun.

Ia menjelaskan bahwa vaksin akan diberikan selama dua kali dengan gen yang sama namun disuntikkan menggunakan pembawa yang berbeda.

Rekomendasi Untuk Anda

Ini memungkinkan si penerima tidak hanya mendapatkan kekebalan atau pelindung saja, namun juga kekebalan ini bisa melindungi tubuh mereka dalam jangka waktu yang lebih lama.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas