Kesaksian Korban Ledakan Beirut: Suasana Mirip Perang Lebanon, Ada yang Terhempas ke Udara
Seorang pekerja konstruksi, Omar Nasr (43) terhempas 30 meter di udara karena ledakan di Beirut tersebut.
Editor:
Putradi Pamungkas
TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar ibu kota Lebanon hancur oleh ledakan yang menewaskan lebih dari 150 orang, melukai lebih dari 5.000, dan mengubah wajah kota.
Ledakan yang diduga dipicu oleh amoniun nitrat ini menyebabkan ribuan warga Lebanon kehilangan tempat tinggal mereka.
Beberapa korban selamat menceritakan detik-detik saat peristiwa terjadi pada hari Selasa, (4/8/2020) sekitar jam 6 sore (15:00 GMT).
Salah satu korban bernama Toufic Nassar (32) yang bekerja di IT menjelaskan saat ledakan itu terjadi, dia sedang berada di rumah bersama ayahnya.
Namun tiba-tiba semuanya kacau dan jendela rumah mereka pecah.
"Saya sedang duduk di sofa di rumah saya dengan ayah saya ketika semuanya mulai bergemuruh. Kami punya beberapa detik, kami semua menabrak dek dan kemudian jendela meledak.
Itu seperti gerakan lambat, semuanya pecah, botol anggur jatuh, rak seluruh bangunan terasa seperti ada gempa bumi dan semuanya meledak di sekitar kami,” ungkapnya seperti dikutip dari Aljazeera.