Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Indonesia ke Vanuatu: Anda Bukan Representasi dari Orang Papua dan Berhentilah Berfantasi

“Prinsip-prinsip Piagam PBB yang jelas tidak dipahami Vanuatu adalah penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial,” ujar Silvany.

Pemerintah Indonesia ke Vanuatu: Anda Bukan Representasi dari Orang Papua dan Berhentilah Berfantasi
Youtube PBB
Diplomat perwakilan Indonesia di PBB, Silvany Austin Pasaribu 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa Vanuatu bukanlah perwakilan warga Papua.

Perlu diketahui, Vanuatu sempat menyampaikan hak jawab atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilontarkan negara Pasifik itu terhadap Indonesia.

Penegasan tersebut diungkapkan oleh Silvany Austin Pasaribu, diplomat muda yang mewakili Indonesia menggunakan hak jawab di Sidang Umum PBB, Sabtu (26/9/2020).

“Anda bukanlah representasi dari orang Papua, dan berhentilah berfantasi untuk menjadi salah satunya,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

Silvany menyebut Vanuatu memiliki obsesi yang berlebihan dan tidak sehat tentang bagaimana Indonesia harus bertindak atau memerintah negaranya sendiri.

Ia beralasan, Vauatu selalu menyinggung isu dugaan pelanggaran HAM yang dialami masyarakat Papua hampir setiap tahun dalam Sidang Umum PBB.

 SIAPA Silvany Pasaribu, Diplomat Indonesia Permalukan Vanuatu di Forum PBB? Ini Profil Lengkapnya

 Diduga Kompori Separatisme Papua, Vanuatu Dipermalukan Indonesia di PBB, Aib Vanuatu Balik Dibongkar

 Kronologi Kecelakaan Truk TNI di Papua: 2 Prajurit Meninggal & 15 Terluka, Diduga karena Rem Blong

Diplomat Silvany Austin Pasaribu di forum PBB
Diplomat Silvany Austin Pasaribu di forum PBB (YouTube United Nations)

Menurutnya, hal itu merupakan tuduhan yang dianggap Indonesia sengaja digaungkan untuk mendukung separatisme.

“Indonesia akan membela diri dari segala advokasi separatisme yang disampaikan dengan kedok kepedulian terhadap hak asasi manusia yang artifisial,” kata Silvany.

Sejak 1945, lanjutnya, Papua dan Papua Barat merupakan bagian dari Indonesia yang merupakan keputusan final dan tidak dapat diubah.

Hal ini juga telah didukung dengan tegas oleh PBB serta komunitas internasional sejak beberapa dekade lalu.

HALAMAN SELANJUTNYA =======>

Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas