Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pakistan dan India Kembali Tegang, Pemicunya Gegara Beras

Saat ini, UE mengimpor dua pertiga dari sekitar 900.000 metrik ton beras basmati setiap tahun dari India meskipun Pakistan merupakan sepertiga sisanya

Pakistan dan India Kembali Tegang, Pemicunya Gegara Beras
AP
Pasukan India dan Pakistan besitegang di perbatasan 

TRIBUNNEWS.COM, ISLAMANBAD - Pemerintah India dan Pakistan kembali dalam puncak perseteruan terkait masalah masalah beras basmati, makanan pokok aromatik berbutir panjang di seluruh dunia.

Islamabad tersinggung dengan rencana New Delhi untuk meminta izin dari Uni Eropa (UE) untuk mengekspor biji-bijian sebagai produk unik India, yang dikenal sebagai indikasi geografis yang dilindungi (PGI).

Produk lain yang saat ini diakui UE memiliki status PGI, yang digambarkan memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik yang berkaitan dengan tempat asalnya, termasuk keju Stilton dan wiski Skotlandia, lansir AP, Jumat (30/10/2020).

Pakistan khawatir jika India bisa mendapatkan standar kualifikasi ini, itu artinya beras basmati India lebih unggul dari Pakistan dan merugikan ekspornya.

Saat ini, UE mengimpor dua pertiga dari sekitar 900.000 metrik ton beras basmati setiap tahun dari India meskipun Pakistan merupakan sepertiga sisanya.

Pangsa pasar Pakistan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, setelah tingkat pestisida tricylazole yang tidak aman ditemukan di beberapa biji-bijian India.

Baca juga: Seorang Pria Dikeroyok saat Nonton Tari India, Punggung Ditusuk, Pelaku Diduga Tersinggung

Pertemuan darurat Sekretaris Perdagangan Pakistan, Ketua Organisasi Kekayaan Intelektual negara itu dan perwakilan dari Asosiasi Ekspor Beras Pakistan diadakan ketika berita itu menyebar tentang aplikasi India.

Pihak berwenang Pakistan diperkirakan akan mengajukan keberatan resmi ke UE sebelum Desember 2020.

"Pakistan akan dengan keras menentang penerapan India di UE dan menahan India dari mendapatkan tag PGI eksklusif untuk beras basmati," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang Pakistan.

Seorang juru bicara Komisi Eropa mengkonfirmasi permohonan India:

Baca juga: PM Pakistan Imran Khan Desak Persatuan Muslim Lawan Islamofobia

“Komisi telah menerbitkan permohonan pendaftaran nama“ basmati ”dari India sebagai usulan indikasi geografi dilindungi (PGI).

Baca juga: Setengah Juta Pekerja India Masih Bekerja di Oman, Puluhan Ribu Lainnya Harus Pulang Kampung

"Publikasi ini memberikan kesempatan bagi para pemangku kepentingan untuk mengajukan penolakan untuk jangka waktu tiga bulan ... "

"Jika oposisi diterima dari pihak mana pun, komisi akan memastikan hal itu sejalan dengan prosedur yang berlaku, memastikan hak-hak semua pihak dihormati dengan cermat," kata Komisi Uni Eropa (*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Pakistan dan India Kembali Tegang, Hanya Gara-Gara Beras

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas