Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Twitter dan Facebook Bersikap Atas Tweet dan Postingan Trump Tentang Pemilu AS

Twitter mengatakan, sebuah tweet Trump yang menuduh ada upaya mencurangi hasil pemilu, berpotensi menyesatkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Twitter dan Facebook Bersikap Atas Tweet dan Postingan Trump Tentang Pemilu AS
Twitter
Cuitan Trump Ditengarai Menyesatkan, Twitter Langsung Beri Peringatan 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON — Twitter Inc dan Facebook Inc mengambil sikap atas komentar Presiden Donald Trump tentang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), pada Rabu (4/11/2020) dini hari waktu setempat.

Twitter mengatakan, sebuah tweet Trump yang menuduh ada upaya mencurangi hasil pemilu, berpotensi menyesatkan.

"Kami menempatkan peringatan pada Tweet dari @realDonaldTrump yang klaimnya itu berpotensi menyesatkan tentang pemilu," kata Twitter pada Rabu (4/11/2020) dini hari.

Trump menuding tanpa bukti bahwa "mereka berusaha mencurangi Pemilu. Kami tidak akan membiarkan mereka melakukannya."

Facebook juga menandai unggahan Trump yang mengatakan: "Kami menang besar."

Ekspresi Donald Trump ketika mengunjungi markas kampanyenya di Arlington, Virginia, 3 November 2020. Amerika yang terpecah akan pergi ke tempat pemungutan suara pada hari Selasa di tengah pandemi terburuk dalam satu abad dan krisis ekonomi untuk memutuskan apakah akan memberi Presiden Donald Trump empat tahun lagi atau kirim Demokrat Joe Biden ke Gedung Putih. Jumlah pemungutan suara awal yang memecahkan rekor - lebih dari 100 juta - telah diberikan dalam pemilihan yang membuat negara itu gelisah dan sedang diawasi dengan ketat di ibu kota di seluruh dunia. Biden sementara mengungguli Trump dalam perhitungan sementara.
Ekspresi Donald Trump ketika mengunjungi markas kampanyenya di Arlington, Virginia, 3 November 2020. Amerika yang terpecah akan pergi ke tempat pemungutan suara pada hari Selasa di tengah pandemi terburuk dalam satu abad dan krisis ekonomi untuk memutuskan apakah akan memberi Presiden Donald Trump empat tahun lagi atau kirim Demokrat Joe Biden ke Gedung Putih. Jumlah pemungutan suara awal yang memecahkan rekor - lebih dari 100 juta - telah diberikan dalam pemilihan yang membuat negara itu gelisah dan sedang diawasi dengan ketat di ibu kota di seluruh dunia. Biden sementara mengungguli Trump dalam perhitungan sementara. (SAUL LOEB / AFP)

Baca juga: Serba-serbi Pilpres AS: Menang Suara Pemilih Bukan Jaminan Bakal Jadi Presiden

Perusahaan media sosial itu mengatakan, "hasil akhir mungkin berbeda dari penghitungan suara awal. Karena penghitungan suara masih akan berlanjut selama berhari-hari atau berminggu-minggu."

 Dalam postingan terpisah, Trump mengatakan dia akan membuat pernyataan dan menambahkan,  "KEMENANGAN besar!"

Rekomendasi Untuk Anda

Atas postingan Trump itu, Facebook mengatakan "suara masih dihitung. Pemenang Pilpres AS 2020 belum bisa diproyeksikan."

 Kicauan dan postingan Trump ini  datang segera setelah kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memberikan pernyataan yang mengatakan dia optimis akan menang.(Reuters)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas