Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres Amerika Serikat

Orang Afrika Merasa Lucu dengan Pilpres AS: Trump Memberikan Contoh Buruk bagi Afrika

Bagi banyak warga Afrika, sikap Presiden Donald Trump saat pemilihan presiden ini menjadi humor gelap (dark humor).

Orang Afrika Merasa Lucu dengan Pilpres AS: Trump Memberikan Contoh Buruk bagi Afrika
SAUL LOEB / AFP
Ekspresi Donald Trump ketika mengunjungi markas kampanyenya di Arlington, Virginia, 3 November 2020. Amerika yang terpecah akan pergi ke tempat pemungutan suara pada hari Selasa di tengah pandemi terburuk dalam satu abad dan krisis ekonomi untuk memutuskan apakah akan memberi Presiden Donald Trump empat tahun lagi atau kirim Demokrat Joe Biden ke Gedung Putih. Jumlah pemungutan suara awal yang memecahkan rekor - lebih dari 100 juta - telah diberikan dalam pemilihan yang membuat negara itu gelisah dan sedang diawasi dengan ketat di ibu kota di seluruh dunia. Biden sementara mengungguli Trump dalam perhitungan sementara. 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi banyak warga Afrika, sikap Presiden Donald Trump saat pemilihan presiden ini menjadi humor gelap (dark humor).

Di sisi lain, banyak juga warga Afrika yang cemas dengan hasilnya nanti.

Beberapa orang khawatir dengan deklarasi kemenangan Trump yang terlalu dini, tuduhan kecurangan, dan keinginannya menuntut secara hukum.

"Trump memberikan contoh buruk bagi Afrika dan negara seperti kita."

"Anda tidak dapat memproklamasikan diri Anda dalam pemilihan di mana Anda menjadi kandidat ketika keadilan itu ada," kata Mory Keïta, seorang dealer suku cadang mobil di Guinea, dikutip dari Reuters

Diketahui, pemilihan presiden Guinea berujung kerusuhan.

Baca juga: Kisah Polwan Penjaga Perdamaian di Afrika: Sempat Cemas Disandera Kelompok Bersenjata

Baca juga: Jurnalis & Dosen Asing Sebut Pilpres AS Mirip Indonesia: Sama Jika Trump Jadi Sekretaris Pertahanan

(Kiri) Donald Trump dari Partai Republik dan (Kanan) Joe Biden dari Partai Demokrat
(Kiri) Donald Trump dari Partai Republik dan (Kanan) Joe Biden dari Partai Demokrat (Kolase Tribunnews (Instagram @realdonaldtrump dan @joebiden))

Bahkan, puluhan orang tewas dalam protes sebelum dan sesudah presiden negara Afrika Barat itu dilantik lagi.

Presiden Guinea memenangkan masa jabatan ketiganya yang kontroversial bulan lalu.

"Ini benar-benar aib," kata Bachir Diallo, seorang eksekutif pertambangan Guinea.

"Kekacauan seperti itu layak untuk republik 'pisang'."

Halaman
1234
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas