Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dua Perempuan Asal Indonesia ditangkap Polisi Malaysia Terkait Prostitusi 

Gerebek tempat prostitusi di Bandar Puteri, Kuala Lumpur, Polisi Malaysia tangkap 8 perempuan, termasuk dua perempuan asal Indonesia.

Dua Perempuan Asal Indonesia ditangkap Polisi Malaysia Terkait Prostitusi 
Tribun Bali
Polsek Denbar memasang garis polisi di dua tempat prostitusi berkedok penginapan, pemilik diamankan ke mapolsek denbar, Selasa (26/12/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia menggerebek sebuah tempat di Bandar Puteri, Puchong, Kuala Lumpur, Selasa (10/11/2020) kemarin.

Tempat itu diyakini sebagai tempat prostitusi dan menangkap delapan perempuan, termasuk dua perempuan asal Indonesia.

Penggerebekan ini dilakukan Kepolisian Distrik Serdang sebagai pengembangan atas ditangkapnya dua pria berusia 34 dan 50 tahun yang diduga sebagai muncikari.

Baca juga: 2.407 WNI Dideportasi dari Malaysia Sejak Juni 2020

Kantor Berita Malaysia, Bernama mengutip keterangan Kepala Kepolisian Distrik Serdang, Razali Abu Samah mengatakan penggerebekan yang dilakukan dalam "Operasi Noda", dilakukan menyusul penangkapan kedua pria tersebut.

Dia mengatakan delapan perempuan, yang semua warga negara asing  berusia antara 24 hingga 36 tahun, ditangkap dalam penggerebekan itu.

Delapan perempuan yang ditangkap itu terdiri dari empat orang Thailand, dua orang Indonesia dan dua warga Vietnam.

Baca juga: Penyelundupan Wanita Asal Rohingya di Aceh Utara Diduga Didalangi Warga Sumu, Kabur Malaysia

"Semua perempuan itu diduga terlibat dalam kegiatan prostitusi dan polisi juga menyita sejumlah handphone, kondom dan handuk mandi dalam penggerebekan tersebut," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Dia juga mengatakan, kepolisian berhasil mengungkap modus operandi oleh dua pria lokal dalam mengoperasikan bisnis prostitusi dengan mencari klien di antara "teman" di Whatsapp. (BERNAMA)

Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas