Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PLT Nuklir Pertama di Jepang Lengkapi Fasilitas Anti Teror Dengan Biaya 240 Miliar Yen

Kyushu Electric Power Co., Ltd. mengumumkan telah menyelesaikan fasilitas pertama di Jepang untuk tindakan anti-terorisme

PLT Nuklir Pertama di Jepang Lengkapi Fasilitas Anti Teror Dengan Biaya 240 Miliar Yen
NHK
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kawauchi di Kagoshima Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kyushu Electric Power Co., Ltd. mengumumkan telah menyelesaikan fasilitas pertama di Jepang untuk tindakan anti-terorisme, yang wajib dipasang di Kawauchi Nuclear Power Station Unit 1 di Kota Satsuma Kawauchi, Prefektur Kagoshima, dan telah mulai beroperasi Rabu ini (11/11/2020).

"Dengan selesainya hal itu, pihak Kyushu Electric Power berencana untuk memulai  kembali reaktor Unit 1 akhir bulan ini dan melanjutkan pembangkit listrik pada tanggal 26 November.  Fasilitas Unit 2 juga diharapkan selesai pada pertengahan bulan Desember," kata  sumber Tribunnews.com di  Kyushu Electric Power Co., Ltd.

Selain itu ditambahkan pula, "Kami akan terus bekerja agar semua orang di komunitas dapat merasa aman dan mempercayai kami."

Pembangkit listrik tenaga nuklir Kawauchi yang pertama diselesaikan sebagai "fasilitas tanggap kecelakaan serius khusus" yang dilengkapi dengan ruang kendali cadangan (tambahan) sebagai tindakan penanggulangan terorisme yang disebabkan misalnya oleh tabrakan pesawat.

Instalasi wajib di bawah standar peraturan baru untuk pembangkit listrik tenaga nuklir yang didirikan setelah kecelakaan di pembangkit listrik tenaga nuklir TEPCO Fukushima Daiichi.

Kyushu Electric Power Co., Ltd. sedang membangun fasilitas anti teroris itu dengan biaya lebih dari 240 miliar yen, termasuk fasilitas di Unit 2 sejak awal.

Kemudian, pada tanggal 11 November ini, fasilitas tersebut selesai dibangun dan mulai beroperasi setelah melewati pemeriksaan akhir oleh Komisi Pengaturan Nuklir Nasional.

"Ini adalah pertama kalinya di Jepang fasilitas untuk menangani kecelakaan serius tertentu telah diselesaikan."

Batas waktu pemasangan fasilitas ini di Unit 1 adalah bulan Maret, tetapi Kyushu Electric Power tidak dapat menyelesaikannya dalam tenggat waktu karena adanya konstruksi skala besar, dan terpaksa menghentikan operasi Unit 1 di waktu lalu itu. Meskipun kini akhirnya selesai dengan baik, lanjutnya.

Sementara itu telah terbit buku baru yang sangat menarik, "Rahasia Ninja di Jepang" mengenai berbagai hal rahasia terkait "mata-mata" ninja yang beroperasi di Jepang sejak ratusan lalu lalu, informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas