Tribun

Seorang Montir Terancam Penjara 15 Tahun Gara-gara Tolong Bocah yang sedang Dicabuli Pedofil

Seorang mekanik mobil diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Seorang Montir Terancam Penjara 15 Tahun Gara-gara Tolong Bocah yang sedang Dicabuli Pedofil
Daily Mail
Seorang mekanik mobil, Vladimir Sankin diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mekanik mobil diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan.

Vladimir Sankin (34) terancam hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah atas kasus ini.

Dilansir Daily Mail, hukuman yang ditujukan kepada Sankin mendapat penolakan dari warga. 

Bahkan terjadi protes di Rusia, di mana petisi berisi dukungan terhadap montir ini sudah mendapat 70.000 tanda tangan.

Insiden yang menjerat Sankin terjadi saat dia sedang berjalan santai.

Baca juga: Produksi Film Porno Balita Usia 5 Tahun, Pria Pedofil Ini Berujung Dipenjara Selama 600 Tahun

Baca juga: Pedofil 51 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Hanya Beberapa Jam sebelum Sidangnya Dimulai

Ilustrasi pedofilia
ILUSTRASI PEDOFILIA: Seorang mekanik mobil diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan (HO/Internet)

Saat itu dia mendengar permintaan tolong dari bocah berusia 10 tahun untuk membantu temannya yang berusia 14 tahun.

Bocah itu mengatakan temannya dikurung di dalam flat milik Vladimir Zaitsev (54) di kota Ufa.

Diketahui, Zaitsev sebelumnya pernah dipenjara tiga kali karena menyerang anak-anak di bawah umur, termasuk putranya sendiri.

Sankin mengatakan, ia langsung berlari ke lokasi yang dibilang bocah tersebut.

Sesampainya di sana, dia mendengar tangisan bocah laki-laki.

Sankin memaksa masuk ke dalam flat tersebut.

Di dalamnya ada bocah lelaki yang sudah telanjang bulat.

Bocah itu dipaksa seorang lelaki untuk melakukannya atau diancam akan dibunuh dan dimutilasi.

Setelah membebaskan bocah malang itu, Sankin membawa keluar Zaitsev dan memukulinya dengan tongkat kayu sembari menunggu polisi datang.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas