Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang Montir Terancam Penjara 15 Tahun Gara-gara Tolong Bocah yang sedang Dicabuli Pedofil

Seorang mekanik mobil diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan.

Seorang Montir Terancam Penjara 15 Tahun Gara-gara Tolong Bocah yang sedang Dicabuli Pedofil
Daily Mail
Seorang mekanik mobil, Vladimir Sankin diadili lantaran membunuh seorang pedofil saat menyelamatkan bocah di bawah umur, korban pencabulan. 

"Saya tidak bisa melakukan sebaliknya dalam situasi itu," katanya.

"Saya punya pilihan, mengabaikan atau menyelamatkan anak-anak. Tentunya setiap pria akan melakukan hal yang sama saat ada di posisi saya," ujar Sankin.

Pengacara Sankin, Shota Gorgadze mengatakan, Sankin adalah 'orang sederhana yang tidak bisa mengampuni pedofil dan melindungi anak-anak dari pemerkosa ini'.

Menurutnya, tuduhan kepada kliennya itu tidak adil.

"Kami akan membuktikan bahwa orang-orang seperti itu harus diberi hadiah, bukan dipenjarakan," kata Shota.

Baca juga: 6 Minggu Perang, Armenia, Azerbaijan & Rusia Sepakat Damai dan Akhiri Konflik Nagarno-Karabakh

Baca juga: Seorang Ayah di Tuban Perkosa Anak Kandungnya Berkali-kali, Minta Restu Nikah Malah Disetubuhi

Ng Ghim Hong, peranta penyeludup rokok dijatuhi hukuman 4 tahun penjara serta denda sebesar S$ 34 juta dollar Jumat (2/1/2019).
ILUSTRASI PENJARA: Sankin menjalani tahanan rumah sejak Februari, tetapi kini menghadapi ancaman tuntutan 15 tahun penjara dari jaksa penuntut karena menolong bocah dari pedofil. (Today Online)

Ibu Sankin, Galina Sankina berkata: "Putraku melakukan hal yang benar."

"Saya akan melakukan hal yang sama, memarahi saya atau tidak," katanya.

Ahli bedah top di sana, Yevgeny Ionis juga mendukung Sankin, dengan mengatakan bahwa dia bertindak secara refleks untuk menyelamatkan bocah itu dan temannya, dan ia akan melakukan hal yang sama.

"Saya tidak menyerukan karena melanggar hukum."

"Tapi saya ayah dari tiga anak. Dan pada semua anak, saya melihat cerminan saya sendiri," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas