Tribun

Pilpres Amerika Serikat

Georgia Konfirmasi Kemenangan Joe Biden Atas Donald Trump

Georgia mengukuhkan Presiden terpilih dari Demokrat Joe Biden sebagai pemenang pemilu 3 November 2020 setelah menyelesaikan penghitungan suara.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Theresia Felisiani
Georgia Konfirmasi Kemenangan Joe Biden Atas Donald Trump
Instagram @joebiden @realdonaldtrump
Joe Biden Bersiap Masuk Gedung Putih, Donald Trump Sibuk dengan Gugatan Hukumnya 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Georgia mengukuhkan Presiden terpilih dari Demokrat Joe Biden sebagai pemenang pemilu 3 November 2020 di negara bagian itu setelah menyelesaikan penghitungan suara pada Kamis (19/11/2020) waktu setempat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger, seperti dilansir Reuters, Jumat (20/11/2020).

“Audit, diluncurkan setelah hasil tidak resmi menunjukkan Biden mengalahkan  Presiden Republik Donald Trump sekitar 14.000 suara publik (popular vote-red) dari lebih 5 juta suara yang memilih. Hasil akhir Biden menang dengan 12.284,” menurut data dari kantor Raffensperger.

"Audit mengkonfirmasi secara akurat menggambarkan pemenang pemilu," kata kantor sekretaris negara bagian dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam.

Baca juga: Setelah Bill Clinton di 1992, Demokrat Kembali Menangkan Georgia Lewat Joe Biden Di 2020

Biden adalah kandidat presiden Dari Partai Demokrat pertama yang menang di Georgia sejak Bill Clinton pada tahun 1992.

Sejauh ini Biden telah merebut 306 suara elektoral, sementara 232 suara electoral untuk Trump.  

Pemenang pemilu adalah calon yang peroleh suara elektoral di atas 270.

Raffensperger, seorang politikus dari Partai Republik, diperkirakan akan secara resmi mengesahkan kemenangan Biden pada Jumat (20/11/2020) waktu setempat, meskipun ada tekanan dari Trump, yang telah mengklaim tanpa bukti bahwa ada penyimpangan dan penipuan yang meluas di negara-negara bagian, termasuk Georgia.

Baca juga: Hakim dari Arizona, Pennsylvania dan Georgia Tolak Tuntutan Hukum terkait Pilpres AS dari Trump

Senator AS dari Partai Republik, David Perdue dan Kelly Loeffler, bergabung dengan Trump menuduh Raffensperger, tanpa bukti, mengawasi pemilu yang cacat—tuduhan itu langsung dibantah Raffensperger.

Raffensperger mengatakan kepada stasiun TV lokal bahwa tim kampanye Trump belum bisa menghadirkan bukti untuk mendukung klaim terjadi penipuan atau kecuranan di negara bagian itu.

"Kami belum melihat bukti apa pun yang telah mereka berikan kepada kami, apa pun yang mendukung - itu tidak ada," kata Raffensperger kepada WSB-TV.

Tim Kampanye Trump masih meminta penghitungan ulang di Georgia setelah hasilnya bersertifikat karena margin kemenangan kurang dari 0,5%.(Reuters)

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas