Jelang Libur Natal & Tahun Baru, Prancis Longgarkan Lockdown dan Buka Pusat Perbelanjaan
Dalam sebuah pidato, sebagaimana diwartakan France24, Rabu (25/11), Macron mengatakan gelombang kedua pandemi di Prancis telah berakhir.
Tayang:
Editor:
Melia Istighfaroh
ABDULMONAM EASSA / POOL / AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer, berbicara di depan sebuah sekolah menengah di Conflans Saint-Honorine, 30 km barat laut Paris, pada 16 Oktober 2020, setelah seorang guru dipenggal oleh penyerang karena membawa karikatur Nabi Muhammad SAW.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sebuah sambutan mengatakan akan mengurangi pembatasan Covid-19.
Ia mengatakan akan membuka kembali pusat perbelanjaan, teater pertunjukan, dan juga bioskop.
Menurutnya ini dilakukan agar warga bisa menghabiskan liburan bersama anggota keluarga mereka.
Dalam sebuah pidato, sebagaimana diwartakan France24, Rabu (25/11), Macron mengatakan gelombang kedua pandemi di Prancis telah berakhir.
"Kami harus melakukan segala daya kami untuk menghindari gelombang ketiga dan kemungkinan lockdown ketiga," kata presiden Prancis.
"Kami telah memperlambat penyebaran virus," kata Macron.
Bagaimana kebijakan bisnis di Prancis di tengah Pandemi untuk Libur Natal?
Macron menyebut akan membuka sejumlah bisnis, tetapi tidak semuanya.
Berita Populer