Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Agen CIA Dikabarkan Tewas dalam Pertempuran di Somalia

Seorang agen Badan Intelijen Pusat AS ( CIA) dilaporkan tewas dalam sebuah pertempuran di Somalia beberapa hari terakhir.

Agen CIA Dikabarkan Tewas dalam Pertempuran di Somalia
history.com
Kantor CIA - Agen CIA Dikabarkan Tewas dalam Pertempuran di Somalia 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang agen Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dilaporkan tewas dalam sebuah pertempuran di Somalia beberapa hari terakhir.

Laporan itu disampaikan oleh media AS The New York Times pada Kamis (26/11/2020) tanpa merilis rincian tentang bagaimana agen itu tewas.

Agen CIA yang tewas tersebut merupakan perwira veteran Pusat Kegiatan Khusus CIA, cabang paramiliter yang menjalankan beberapa tugas badan intelijen yang paling berbahaya.

The New York Times menambahkan agen yang tewas itu adalah mantan anggota pasukan khusus SEAL Team 6.

Sementara itu, menurut CNN, agen itu meninggal karena cedera yang dideritanya selama operasi pada pekan lalu.

Di sisi lain, CIA belum berkomentar secara terbuka tentang laporan kematian agen tersebut sebagaimana dilansir dari AFP, Jumat (27/11/2020).

AS sendiri mengirim sekitar 700 tentara ke Somalia untuk melatih tentara Somalia dan melakukan serangan kontra-terorisme terhadap kelompok milisi Al-Shabaab.

Al-Shabaab ditetapkan Washington sebagai gerakan teror pada 2008. Awal bulan ini, Negeri “Uncle Sam” memasukkan Al-Shabaab ke dalam daftar hitam terornya.

Pemimpin kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda tersebut disalahkan atas serangan di Kenya yang menewaskan tiga warga AS pada Januari.

Al-Shabaab diperkirakan memiliki antara 5.000 hingga 9.000 milisi yang telah berjanji untuk menggulingkan pemerintah Somalia.

Presiden AS Donald Trump yang akan segera lengser keprabon sedang mempertimbangkan untuk menarik semua pasukan AS dari Somalia pada saat dia meninggalkan kantornya pada Januari 2021 sebagaimana dilaporkan The New York Times.

Pada awal masa jabatannya, Trump memberi Pentagon kebebasan untuk memperluas operasi militernya, termasuk serangan udara dan serangan darat, di negara Afrika yang dilanda perang.

Tetapi sebuah laporan resmi yang dirilis pada Februari mengatakan bahwa meskipun serangan udara AS terus berlanjut di Somalia, Al-Shabaab tampaknya menjadi ancaman yang berkembang yang bercita-cita untuk menyerang tanah AS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Agen Intelijen AS Dikabarkan Tewas di Somalia, CIA Bungkam"

Editor: Tiara Shelavie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas