Tribun

PM Israel Puji Perjanjian Normalisasi Maroko yang Bersejarah

Maroko pada Kamis (10/12/2020)  menjadi negara Arab keempat tahun ini yang menormalkan hubungan dengan Israel.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
PM Israel Puji Perjanjian Normalisasi Maroko yang Bersejarah
GALI TIBBON/AFP
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON -- Maroko pada Kamis (10/12/2020)  menjadi negara Arab keempat tahun ini yang menormalkan hubungan dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji perjanjian normalisasi dengan Maroko yang bersejarah tersebut.

 Netanyahu mengatakan Maroko dan Israel akan membuka kembali kantor penghubung di Tel Aviv dan Rabat, yang ditutup Maroko pada tahun 2000 pada awal pemberontakan Palestina kedua.

 Bahkan PM Israel menyebut akan kedua negara menjalin hubungan diplomatik penuh "secepat mungkin."

Baca juga: Sudah Didemo 6 Bulan, PM Israel Benjamin Netanyahu Belum Mundur dari Posisinya

 “Maroko, yang diam-diam memberika izin wisawatan Israel dalam beberapa tahun terakhir, juga akan mengizinkan penerbangan langsung dengan Israel,” kata Netanyahu.

 "Saya selalu percaya hari bersejarah ini akan datang," kata Netanyahu yang disiarkan televisi pada hari pertama liburan Hanukkah.

 Normalisasi hubungan ini berkat campur tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Baca juga: Netanyahu Dikabarkan Bertemu Putra Mahkota Saudi dan Pompeo di Arab Saudi

 Trump pada gilirannya memenuhi keinginan Maroko selama puluhan tahun untuk mendukung kedaulatannya di Sahara Barat yang sedang diperebutkan.

 Dengan hampir sebulan tersisa dalam kepresidenannya, Trump, seorang pendukung Israel, men-tweet bahwa Maroko dan negara Yahudi telah setuju untuk mengikat hubungan baru dalam "terobosan besar-besaran untuk perdamaian di Timur Tengah!"

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas