Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Antisipasi Penyebaran Varian Baru Covid-19, Visa Bisnis akan Ditolak Masuk Jepang

Visa Bisnis jangka pendek 3 hari yang selama ini diperkenankan memasuki Jepang di masa pandemi corona, dalam waktu dekat akan ditolak masuk Jepang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Antisipasi Penyebaran Varian Baru Covid-19, Visa Bisnis akan Ditolak Masuk Jepang
Sekretariat Presiden
PM Jepang Yoshihide Suga dan isteri (kiri) Presiden Joko Widodo dan isteri (kanan) dalam pertemuan di Istana Bogor kemarin (20/10/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Visa Bisnis jangka pendek 3 hari yang selama ini diperkenankan memasuki Jepang di masa pandemi corona, dalam waktu dekat akan segera ditolak masuk Jepang.

"Kami akan segera menanggapi varian baru virus corona. Kami telah mengumumkan bahwa kami akan menanggapi yang pertama dan terutama untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian rakyat," papar PM Jepang Yoshihide Suga, Kamis (31/12/2020).

Di sisi lain, partai-partai oposisi mencontohkan keterlambatan respon pemerintah, dan terlihat jelas bahwa para pebisnis dari dalam LDP terus datang dan pergi di 11 negara dan kawasan seperti China dan Korea Selatan.

"Kita juga akan menolak dalam waktu dekat visa bisnis itu juga masih terus dalam diskusi di dalam pemerintahan," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (1/1/2021).

Baca juga: Sengaja Rusak 500 Dosis Vaksin Moderna, Apoteker di Wisconsin AS Ditangkap Polisi

Ada sejumlah pendapat yang menyerukan penangguhan lalu lintas, mengatakan itu sulit.

Menjelang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021, pemerintah telah dipaksa untuk mengambil langkah-langkah sulit karena telah bernegosiasi dengan masing-masing negara untuk secara bertahap mengurangi pembatasan imigrasi, memulihkan ekonomi dan mengaktifkan pertukaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun munculnya varian baru Covid-19 yang semakin bahaya ini membuat pemerintah Jepang semakin ketat membatasi masuknya semua orang, kecuali warga Jepang yang mau memasuki Jepang.

"Itu pun dengan syarat harus diperiksa ketat di bandara dan karantina 2 minggu meskipun dia warga Jepang," tambahnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Penjualan Surat Berharga Bank Sentral Jepang Meningkat 5 Persen

Sampai dengan tanggal 3 Januari jam 24.00 pemilik Zairyu Card dan yang telah mendapatkan visa sebelum 25 Desember masih bisa memasuki Jepang.

Namun setelah 4 Januari jam 01.00 semua pemilik visa apa pun kemungkinan besar akan ditolak memasuki Jepang.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas