Pandemi Covid-19, Penjualan Surat Berharga Bank Sentral Jepang Meningkat 5 Persen
Jumlah total tagihan yang telah terjual di pasar saham selama bertahun-tahun, tahun 2020 mencapai sekitar 118 triliun yen.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di tengah pandemi corona, banyak orang menyimpan uang untuk membeli surat berharga bank sentral Jepang sebagai jaminan hidupnya di masa depan.
"Surat berharga bank sentral Jepang (BOJ) tahun ini terjual meningkat 5 persen. Ada kecenderungan di tengah pandemi banyak orang menyimpan uang untuk masa depannya," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (31/12/2020).
Jumlah total tagihan yang telah terjual di pasar saham selama bertahun-tahun, tahun 2020 mencapai sekitar 118 triliun yen, rekor tertinggi selama 11 tahun berturut-turut.
Ketika prospek ekonomi menjadi lebih tidak pasti karena efek virus corona, semakin banyak individu dan perusahaan yang menyimpan uang.
Baca juga: Media Jepang Menutup Tahun 2020 dengan Artikel Seputar Rendang Indonesia
Berdasarkan jumlah tagihan yang belum dibayar yang diterbitkan oleh Bank of Japan, jumlah total tagihan yang telah dijual di pasar selama bertahun-tahun adalah 118 triliun 328,2 miliar yen.
"Jumlah itu meningkat sekitar 5 persen dibandingkan dengan tahun lalu dan mencapai rekor tertinggi selama 11 tahun berturut-turut," ujarnya.
Dengan pelonggaran moneter skala besar oleh Bank of Japan, suku bunga rendah terus berlanjut, bunga yang dapat disimpan ke lembaga keuangan rendah, dan virus corona telah meningkatkan ketidakpastian tentang masa depan ekonomi.
Baca juga: Kawasan Shibuya Tokyo Jepang Tetap Ramai Meski Tak Ada Acara Perayaan Sambut Tahun Baru 2021
"Tampaknya latar belakang adalah jumlah individu dan perusahaan yang ingin mempertahankan simpanan saham yang stabil itu semakin meningkat," kata dia.
Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com