Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Palestina Tuduh Israel Halangi Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Gaza

Otoritas Palestina (PA) menuduh Israel menahan pengiriman vaksin Covid-19 ke Gaza. Sejauh ini belum ada warga Palestina menerima suntikan vaksin apa

Palestina Tuduh Israel Halangi Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Gaza
ABBAS MOMANI/AFP
Petugas medis bersiap-siap sebelum mulai bekerja di laboratorium pengujian Kementerian Kesehatan Palestina untuk penyakit virus corona COVID-19 di kota Ramallah, Tepi Barat pada 2 Februari 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, GAZA — Otoritas Palestina (PA) menuduh Israel menahan pengiriman vaksin Covid-19 ke Gaza. Sejauh ini belum ada warga Palestina menerima suntikan vaksin apa pun.

Seorang pejabat Palestina mengatakan kepada Reuters bahwa PA mencoba mengirim 2.000 dosis vaksin Sputnik V buatan Rusia dari Tepi Barat yang diduduki ke Gaza pada Senin (15/2/2021).

Namun Israel menghentikan pengiriman di pos pemeriksaan Tepi Barat "dan memberi tahu orang-orang Palestina tidak ada persetujuan untuk melanjutkan ke Gaza."

Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan permintaan PA untuk mengirim 2.000 dosis itu "masih diperiksa" dan "persetujuan belum diberikan".

Badan yang berhak menyetujui pengiriman itu adalah dewan keamanan nasional Israel.

“Lembaga itu bagian dari pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,” kata pejabat keamanan Israel itu, seperti dilansir Reuters, Selasa (16/2/2021).

Pejabat PA mengatakan mereka mengajukan permintaan pengiriman ke otoritas pertahanan Israel segera setelah menerima pengiriman awal 10.000 dosis dari Rusia di Tepi Barat pada 4 Februari lalu.

"Hari ini, 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia dipindahkan untuk memasuki Jalur Gaza, tetapi otoritas pendudukan mencegah masuknya vaksin-vaksin tersebut," kata Menteri Kesehatan PA Mai Alkaila, dalam sebuah pernyataan.

"Dosis vaksin ini ditujukan untuk staf medis yang bekerja di ruang perawatan intensif  untuk pasien Covid-19, dan untuk staf yang bekerja di departemen unit gawat darurat," jelas pernyataan itu.

Baca juga: Palestina Mulai Vaksinasi Covid-19 dari Moderna di Tepi Barat

“Vaksinp-vaksin itu  dikembalikan ke Ramallah karena perlu disimpan di bawah suhu dingin,” kata pejabat Palestina itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas