Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Kudeta Myanmar: Perempuan 20 tahun yang kena tembak dalam aksi protes akhirnya meninggal dunia

Mya Thwe Thwe Khaing, 20 tahun, adalah pengunjuk rasa pertama yang meninggal sejak kudeta militer 1 Februari lalu.

Seorang perempuan berusia 20 tahun menjadi pengunjuk rasa pertama yang meninggal dunia dalam demontrasi menentang kudeta militer di Myanmar, setelah mendapat luka tembak di kepala.

Mya Thwe Thwe Khaing, demikian namanya, kena tembak pekan lalu saat pasukan polisi berusaha membubarkan unjuk rasa dengan meriam air, peluru karet dan peluru tajam.

Dia mengalami luka parah setelah kena peluru tajam dan mengalami kerusakan otak, kata kelompok hak asasi manusia.

Myanmar dilanda gelombang protes massal selama berhari-hari menyusul kudeta militer atas pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi awal Februari lalu.

Pengunjuk rasa membawa poter, Mya Thwe Thwe Khine.
Getty Images
Mya Thwe Thwe Khine baru menginjak 20 tahun.

Rumah sakit di ibu kota Nya Pyi Taw mengkonfirmasi kematian Mya Thwe Thwe Khaing pada pukul 11:00 waktu setempat (04:30 GMT). Seorang anggota komite pemakaman mengatakan kepada BBC Burma bahwa pemakaman atas korban tengah direncanakan dan rinciannya segera diinformasikan.

"Kami akan mencari keadilan dan terus bergerak," kata seorang dokter kepada kantor berita AFP, sambil menambahkan bahwa para staf menghadapi tekanan besar sejak korban dibawa ke unit perawatan intensif.

Pihak berwenang mengatakan akan menyelidiki kasus ini.

Sebelumnya, sejumlah laporan menyebutkan ada pengunjuk rasa yang luka parah setelah polisi meningkatkan kekuatan, tetapi saat itu belum ada laporan korban jiwa.

Puluhan ribu orang melakukan protes di jalan-jalan menentang kudeta yang menggulingkan pemerintah Aung San Suu Kyi yang terpilih secara demokratis meskipun ada larangan pertemuan besar dan diberlakukannya jam malam di Myanmar.

Demonstrasi dimulai kembali pada Rabu (10/02) dengan melibatkan sekelompok besar pegawai negeri di Ibu Kota Nay Pyi Taw.

Bagaimana perempuan itu bisa terluka?

Halaman
1234
Ikuti kami di
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas