Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
Deutsche Welle

AS Kecam Malaysia Pulangkan Lebih dari 1.000 Pengungsi Myanmar

AS mengkhawatirkan pemulangan pengungsi Myanmar dan menyebut Malaysia mengabaikan larangan dari Pengadilan Tinggi. Organisasi HAM…

Organisasi HAM Amnesty International, salah satu kelompok yang menentang deportasi, mengatakan pemerintah "berhutang penjelasan kepada rakyat Malaysia tentang mengapa mereka memilih untuk menentang perintah pengadilan."

"Deportasi berbahaya ini belum diteliti dengan tepat dan menempatkan individu pada risiko besar," kata Katrina Jorene Maliamauv, Direktur Eksekutif Amnesty International Malaysia.

Lebih dari 100 pengungsi tidak jadi dipulangkan, namun para petugas tidak memberikan penjelasan akan hal itu. Pada Rabu (24/02), Pengadilan Tinggi memutuskan mereka yang masih berada di Malaysia tidak boleh dikirim kembali karena sejumlah oranisasi HAM menggugat pemulangan tersebut.

Pejabat imigrasi Malaysia bersikeras tidak ada anggota minoritas Rohingya yang dianiaya atau pencari suaka di antara mereka yang dipulangkan. Tetapi organisasi HAM meragukan klaim tersebut.

Otoritas Malaysia sejak 2019 memblokir UNHCR dari pusat penampungan imigrasi, yang berarti mereka tidak dapat mendata pengungsi mana yang memiliki klaim suaka asli dan harus diizinkan untuk tetap berada di Malaysia.

Organisasi HAM menyebut kudeta militer pada awal Februari silam dikhawatirkan akan semakin memperparah situasi bagi para pengungsi yang dipulangkan.

rap/pkp (AFP, Reuters)

Ikuti kami di
Sumber: Deutsche Welle
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas