Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Foto-foto ungkap upaya John F Kennedy ajak negara-negara Afrika jauhi Uni Soviet

Arsip foto ini mengungkapkan upaya John F Kennedy dalam membujuk para pemimpin Afrika menjaga jarak dengan Uni Soviet.

Presiden Amerika Serikat ke-35, John F Kennedy, meletakkan fondasi dalam membangun pola hubungan AS dengan Afrika. Foto-foto yang digali oleh penulis Sierra Leone-Gambia, Ade Daramy, mengungkap peran JFK tersebut.

Short presentational grey line
BBC

Sebelum Kennedy menjadi presiden pada tahun 1961, AS kurang memberikan perhatian untuk memahami perubahan cepat yang sedang dialami Afrika.

Pada saat dia dibunuh pada 1963, gambaran itu berubah secara drastis.

Dalam kepemimpinannya yang singkat, Kennedy telah menerima pemimpin dari setiap negara Afrika merdeka maupun duta besarnya - yang jumlahnya lebih dari dua lusin pada saat itu - di Gedung Putih.

Presiden John F. Kennedy bertemu Presiden Senegal Léopold Sédar Senghor
JFK Presidential Library
Presiden Senegal Léopold Sédar Senghor, seorang tokoh kunci dalam gerakan anti-kolonial di negara-negara bekas jajahan Perancis, terbang ke Washington pada November 1961

Setahun sebelum dia menjadi presiden, 17 negara Afrika telah memperoleh kemerdekaan dari penjajahan. Menyadari dunia sedang berubah, Kennedy tahu bahwa hubungan baru perlu dibentuk.

Hubungan itu didasarkan pada dukungan terhadap negara-negara Afrika yang baru merdeka.


Sikap Kennedy merupakan pandangan kebijakan luar negeri AS yang secara mendasar bertahan hingga Presiden Donald Trump memimpin - menggantinya dengan pendekatan yang lebih transaksional.

Dilaporkan bahwa Trump menggunakan bahasa yang menghina ketika berbicara tentang Benua Afrika, serupa dengan pendahulu Kennedy, Dwight D Eisenhower, yang memiliki pandangan negatif.

Eisenhower mengatakan kepada Presiden Togo, Sylvanus Olympio, bahwa alasan AS berbagi satu duta besar dengan Togo dan Kamerun adalah karena dia tidak ingin diplomatnya "harus tinggal di tenda"

Presiden John F. Kennedy berbicara pada upacara kedatangan Presiden Togo, Sylvanus Olympio
JFK Presidential Library
Presiden Togo Sylvanus Olympio disambut di bandara oleh Kennedy pada Maret 1962

Selama kampanye pemilu 1960, Kennedy berulang kali mengkritik pemerintahan Eisenhower karena "mengabaikan kebutuhan dan aspirasi rakyat Afrika" dan menekankan bahwa AS harus berpihak pada anti-kolonialisme dan penentuan nasib sendiri, bukan di pihak penjajah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas