Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ratusan Tentara PBB di Sudan Selatan Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air

Militer Thailand menginformasikan seorang dokter militer menyuntikkan vaksin palsu kepada tentara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan Selatan.

Ratusan Tentara PBB di Sudan Selatan Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air
Puspen TNI/Kapten Laut (KH) Aripudin
ILUSTRASI TENTARA PBB DI SUDAN - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. sebagai Dansatgas, mengikuti Latihan Kesiapan Pengecekan Operasional bersama dalam rangka melihat sejauh mana kesiapan seluruh personel Unamid baik sipil maupun militer dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang berkembang di luar untuk masuk ke dalam Super Camp, El Geneina, Sudan, Afrika, Rabu (21/1/2018) Latihan Kesiapan Pengecekan Operasional bersama yang diadakan Unamid Sector West melibatkan semua TCC (Troops Contrybuting Country), UN Police, UNDSS dan seluruh Staff Unamid yang di beri sandi ?Winter Exercise? (Latihan Musim Dingin). (PUSPEN TNI/Kapten Laut (KH) Aripudin) 

Pada awal Februari lalu, polisi China juga mengungkap sindikat penjualan vaksin palsu.

Menurut laporan CNA pada 2 Februari 2021, polisi Tiongkok menangkap lebih dari 80 orang terkait sindikat penjualan vaksin Covid-19 palsu.

Dari tangan mereka, polisi menyita 3.000 dosis vaksin corona tiruan.

Polisi menemukan bahwa jaringan vaksin palsu ini telah meraup keuntungan yang besar sejak September.

Baca juga: TNI Gelar Vaksinasi untuk 18.763 Prajurit dan PNS di Lingkungan Mabes TNI

Baca juga: Alasan Bayi dan Anak-anak Belum Bisa Terima Vaksinasi Covid-19

ILUSTRASI Vaksin: 4 Pertanyaan yang Belum Terjawab Mengenai Vaksin Pfizer, Apakah Aman Bagi Orang Tua?
ILUSTRASI Vaksin: 4 Pertanyaan yang Belum Terjawab Mengenai Vaksin Pfizer, Apakah Aman Bagi Orang Tua? (Freepik)

Vaksin palsu dibuat dengan cara menyuntikkan larutan garam (saline solution) ke dalam jarum suntik.

"(Mereka) telah meraup untung besar dengan memasukkan larutan garam (saline solution) ke dalam injektor untuk memproses dan membuat vaksin corona palsu, dan menjualnya dengan harga lebih tinggi," bunyi laporan, dikutip dari CNN.  

Para tersangka ini diduga bermaksud mengirim vaksin abal-abal ke luar negeri, menurut surat kabar Global Times mengutip sumber dari produsen vaksin utama di China.

Polisi melakukan operasi pengungkapan jaringan vaksin palsu di sejumlah lokasi di Daratan China.

Beberapa diantaranya yakni Beijing, Shanghai, dan provinsi timur Shandong.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas