Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
Deutsche Welle

Pembangkangan Korps Diplomatik Iringi Gelombang Protes di Myanmar

Langkah junta militer Myanmar menominasikan duta besar baru tidak ditanggapi oleh PBB. Sementara Amerika Serikat menjatuhkan sanksi…

Sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa militer Myanmar berusaha untuk memindahkan dana sekitar satu miliar dollar AS yang disimpan di Federal Reserve Bank di New York beberapa hari setelah merebut kekuasaan. Namun pejabat AS membekukan dana itu tanpa batas waktu, kata mereka.

Departemen Perdagangan AS juga menetapkan pembatasan sejumlah perdagangan dengan kementerian militer Myanmar. Tetapi langkah-langkah tersebut diprediksi hanya berefek terbatas.

"Dampak yang lebih besar adalah dengan mengejar aset keuangan dari para pemimpin militer kudeta," ujar William Reinsch, yang merupakan mantan pejabat Departemen Perdagangan AS.

Sementara itu, untuk menghindari pemberian bantuan keuangan kepada militer, Uni Eropa menangguhkan dukungan untuk pembangunan proyek di negara tersebut.

Di media sosial, YouTube mengatakan telah menghapus lima saluran jaringan televisi yang dikelola militer pada platformnya. Bulan lalu, Facebook melarang militer menggunakan platform Facebook dan Instagram.

Para jenderal Myanmar telah lama mengabaikan tekanan dari pihak luar. Amerika Serikat meminta Cina, yang menolak mengutuk aksi kudeta tersebut, untuk memainkan peran yang konstruktif. Cina mengatakan stabilitas adalah prioritas utama.

rzn/hp (rtr, dpa)

Ikuti kami di
Sumber: Deutsche Welle
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas