Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus KDRT di Jepang Masih Tinggi, Korban Paling Banyak Wanita

Sekitar 26 persen perempuan dan 18 persen laki-laki mengatakan bahwa mereka pernah dianiaya oleh pasangannya.

Kasus KDRT di Jepang Masih Tinggi, Korban Paling Banyak Wanita
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi kekerasan dilakukan seorang pria kepada wanita. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Survei DV (kekerasan dalam rumah tangga) yang dilakukan oleh Kantor Kabinet Jepang mencatat sekitar 26 persen perempuan dan 18 persen laki-laki mengatakan bahwa mereka pernah dianiaya oleh pasangannya.

"Kekerasan dalam rumah tangga masih banyak terjadi di Jepang hingga saat ini dan korbannya terutama terbanyak dihadapi wanita," papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (3/4/2021).

Dari November hingga Desember 2020, Kantor Kabinet melakukan survei terhadap 5.000 pria dan wanita berusia di atas 20 tahun untuk memahami situasi KDRT dan kekerasan seksual yang sebenarnya, dan menerima tanggapan dari 3.438 orang, yaitu sekitar 69 persen.

Di masa lalu ketika ditanya apakah 2.591 pria dan wanita yang pernah menikah, pernah mengalami kekerasan oleh pasangannya, yang menjawab "berkali-kali" dan "satu atau dua kali" adalah wanita yang paling banyak.

Jumlahnya adalah 25,9 persen (wanita) yaitu sekitar 1 dari 4 orang, dan totalnya untuk lelaki adalah 18,4 persen, yaitu sekitar 1 dari 5 orang.

Dan di antara mereka yang pernah melakukan kekerasan dilakukan oleh pasangannya, 41,6 persen wanita, 57,1 persen pria.

Baca juga: Wanita Jepang Korban Penipuan Jaringan Asmara Internasional, Kehilangan Uang Rp 3,9 Miliar

Baca juga: Megawati Minta Perempuan Korban KDRT Tidak Tinggal Diam, Kalau Dikampleng Bapak, Laporkan Saja

Sementara 18,2 persen wanita mengatakan bahwa mereka "merasa DV yang terjadi mengancam jiwa".

"Masih banyak orang yang menjadi korban KDRT. Kami ingin melakukan upaya untuk membuat sistem yang memudahkan para korban untuk berkonsultasi," kata Penanggung jawab Kantor Kabinet.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas