Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penembakan di Wilmington North Carolina Tewaskan 3 Orang, WNI Diminta Hindari Tempat Rawan

Seorang komandan departemen Kepolisian Wilmington, Letnan Leslie Irving mengatakan kejadian itu berlangsung di tengah pesta

Penembakan di Wilmington North Carolina Tewaskan 3 Orang, WNI Diminta Hindari Tempat Rawan
Shutterstock
Ilustrasi penembakan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sedikitnya tiga orang tewas dan empat lainnya cedera di Wilmington, North Carolina, Amerika Serikat menyusul terjadinya penembakan pada Sabtu (3/4/2021) tengah malam seperti yang dilaporkan kantor berita ABC.

Seorang komandan departemen Kepolisian Wilmington, Letnan Leslie Irving mengatakan kejadian itu berlangsung di tengah pesta rumah dimana petugas dikirim ke 700 blok Kidder St setelah laporan tembakan dilepaskan.

Baca juga: Sidang Pertama Tersangka Penembakan di Colorado, Jaksa Janji akan Ajukan Lebih Banyak Dakwaan

Terkait kejadian itu KJRI New York mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di wilayah kerja KJRI, khususnya di dekat lokasi kejadian.

KJRI meminta WNI untuk menghindari kerumunan serta menjauhi tempat-tempat yang dinilai rawan atau dapat mengancam keselamatan.

Baca juga: Dukungan dan Simpati kepada Ibu Hamil Korban Penembakan Peluru Nyasar di Ciracas Terus Mengalir

“Tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta terus mengikuti perkembangan situasi melalui media dan sumber-sumber resmi pemerintah,” tulis KJRI New York yang diposting melalui akun sosial media resmi, Minggu (4/4/2021).

KJRI juga meminta WNI segera menghubungi 911 jika menjumpai keadaan darurat atau menghubungi hotline KJRI yang di posting di Instagram.

Berdasarkan laporan ABC, kepolisian setempat masih menyelidiki kasus tersebut, sehingga jumlah korban luka ringan belum dapat dipastikan

Baca juga: Fakta-fakta Pelaku Penembakan di Colorado AS: Disebut Sering Dibully hingga Alami Gangguan Mental

Letnan Leslie Irving mengatakan polisi masih belum merilis nama korban karena pihak berwenang masih bekerja untuk memberitahu anggota keluarga korban.

Irving mengatakan bahwa tempat kejadian masih dalam penyelidikan aktif dan polisi akan merilis informasi lebih lanjut pada pagi hari.

"Kami sepenuh hati untuk semua yang terkena dampak kekerasan yang tidak masuk akal ini, dan kami meminta siapa pun yang memiliki informasi seputar insiden ini, silahkan maju sehingga kami dapat menemukan keadilan," kata Polisi Wilmington dalam sebuah pernyataan Sabtu pagi.

Berita terkait

Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas