Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Taiwan Sebut Batch Pertama Vaksin COVAX akan Tiba Minggu

Taiwan juga berharap dapat meluncurkan vaksin yang dikembangkan di dalam negeri mulai pertengahan tahun ini.

Taiwan Sebut Batch Pertama Vaksin COVAX akan Tiba Minggu
INDRANIL MUKHERJEE / AFP
Sebuah kotak karton vaksin Covishield yang dikembangkan oleh Serum Institute of India (SII) yang berbasis di Pune diturunkan di bandara Mumbai pada tanggal 24 Februari 2021, sebagai bagian dari skema Covax, yang bertujuan untuk mendapatkan dan mendistribusikan inokulasi secara adil di antara semua negara. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI - Batch pertama vaksin virus corona (Covid-19) Taiwan yang dikirimkan melalui inisiatif global COVAX diperkirakan akan tiba pada hari Minggu waktu setempat.

Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mengatakan pada Sabtu kemarin bahwa sebanyak hampir 200.000 dosis vaksin AstraZeneca akan diperoleh melalui skema tersebut.

Dikutip dari laman Reuters, Minggu (4/4/2021), Taiwan memulai kampanye vaksinasinya sejak bulan lalu menggunakan vaksin AstraZeneca, setelah mendapatkan 117.000 dosis langsung dari produsennya.

Chen menyampaikan bahwa vaksin terbaru juga sedang diproduksi di Korea Selatan (Korsel) dan tiba sejak Februari lalu.

Baca juga: Jatah 1,1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca dari COVAX untuk Indonesia Tiba April Ini

Baca juga: 360.000 Dosis Vaksin COVAX Akhirnya Tiba di Yaman

Namun saat ini pengirimannya terhambat karena menipisnya pasokan vaksin global.

"Taiwan akan mendapatkan vaksin AstraZeneca secara total sedikit lebih dari angka satu juta melalui COVAX," kata Chen.

Secara terpisah, negara itu telah melakukan kesepakatan secara langsung dengan pengembang vaksin untuk membeli 10 juta dosis dari AstraZeneca dan 5 juta dosis dari produsen obat Amerika Serikat (AS) Moderna Inc.

Foto yang diambil pada 24 Februari 2021 ini menunjukkan logo Emirates Airlines di sebelah tag Covax pada pengiriman vaksin Covid-19 dari program vaksinasi Covid-19 global Covax, di Bandara Internasional Kotoka di Accra. Ghana menerima pengiriman pertama vaksin Covid-19 dari Covax, skema global untuk mendapatkan dan mendistribusikan inokulasi secara gratis, saat dunia berlomba untuk mengatasi pandemi. Covax, diluncurkan April lalu untuk membantu memastikan distribusi yang lebih adil dari vaksin virus korona antara negara kaya dan miskin, mengatakan akan memberikan dua miliar dosis kepada anggotanya pada akhir tahun.
Foto yang diambil pada 24 Februari 2021 ini menunjukkan logo Emirates Airlines di sebelah tag Covax pada pengiriman vaksin Covid-19 dari program vaksinasi Covid-19 global Covax, di Bandara Internasional Kotoka di Accra. Ghana menerima pengiriman pertama vaksin Covid-19 dari Covax, skema global untuk mendapatkan dan mendistribusikan inokulasi secara gratis, saat dunia berlomba untuk mengatasi pandemi. Covax, diluncurkan April lalu untuk membantu memastikan distribusi yang lebih adil dari vaksin virus korona antara negara kaya dan miskin, mengatakan akan memberikan dua miliar dosis kepada anggotanya pada akhir tahun. (Nipah Dennis / AFP)

Mereka juga berharap dapat meluncurkan vaksin yang dikembangkan di dalam negeri mulai pertengahan tahun ini.

Perlu diketahui, Taiwan, yang telah memberlakukan kebijakan yang ketat di wilayah perbatasan dan tindakan karantina untuk melawan pandemi, telah melaporkan total 1.046 kasus Covid-19, dengan tercatat 10 kematian.

Saat ini hanya ada 43 kasus aktif yang dirawat di rumah sakit.

Kendati masyarakat di negara itu sangat ingin memulai vaksinasi, pejabat pemerintah justru menyatakan bahwa dengan tingkat infeksi yang rendah, tidak ada urgensi yang sama untuk melakukan vaksinasi seperti negara lain dengan jumlah korban yang jauh lebih tinggi. (Reuters)

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas