Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Sistem 3 Hari Kerja dalam Seminggu

Pemerintah telah mengeluarkan biaya transportasi dan tinggal dari perspektif mendorong arus orang dari perkotaan ke pedesaan.

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Sistem 3 Hari Kerja dalam Seminggu
Foto Fledge
Ilustrasi untung rugi kerja tiga hari dalam seminggu. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan sistem yang memungkinkan seseorang yang ingin bekerja tiga hari dalam seminggu untuk menciptakan lingkungan tempat mereka dapat bekerja dengan berbagai cara.

"Efek dari virus corona terus berlanjut, perusahaan semakin merevisi gaya kerja mereka, seperti pengenalan teleworking dan perjalanan yang terburu-buru membuat kepadatan juga di tengah sistem transportasi meningkatkan risiko infeksi, maka sedang dipikirkan kerja tiga hari dalam seminggu," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (5/4/2021).

Dalam keadaan ini, pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan "sistem seminggu kerja tiga hari selektif" di mana mereka dapat bekerja tiga hari seminggu untuk menciptakan lingkungan di mana mereka dapat bekerja dengan berbagai cara.

Baca juga: Kasus KDRT di Jepang Masih Tinggi, Korban Paling Banyak Wanita

Baca juga: Kementerian Infrastruktur Jepang Mulai Menata Bangkai Kapal Dampak Tsunami 10 Tahun Lalu

Ketika bekerja tiga hari dalam seminggu, diasumsikan bahwa mungkin ada kasus di mana orang bekerja berdampingan di daerah pedesaan dengan memanfaatkan hari libur.

Dan pemerintah telah mengeluarkan biaya transportasi dan tinggal dari perspektif mendorong arus orang dari perkotaan ke pedesaan.

Ada rencana untuk mendukung biaya tersebut.

"Sistem liburan mingguan tiga hari yang selektif juga sedang dipertimbangkan oleh Markas Besar Promosi Sukses 100 Juta Total, Partai Demokrat Liberal (LDP), dan pemerintah telah memutuskan untuk membuat penyesuaian, termasuk merefleksikannya dalam kebijakan berbentuk kerangka seperti itu," jelasnya.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas