Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mengenal Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama, Kuil Taoisme Taiwan Terbesar di Jepang

Kuil ini dibangun selama 15 tahun sejak 1981 dan selesai serta dioperasikan tahun 1995. Ini adalah salah satu kuil Tao terbesar yang ada di Jepang.

Mengenal Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama, Kuil Taoisme Taiwan Terbesar di Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pintu masuk Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama Jepang adalah kuil Taoisme Taiwan terbesar di Jepang yang dihiasi dengan warna warni mencolok.

Kuil ini dibangun selama 15 tahun sejak 1981 dan selesai serta dioperasikan tahun 1995. Ini adalah salah satu kuil Tao terbesar yang ada di Jepang.

Ornamen tersebut bukan dibuat di Jepang, tetapi dibawa dari Taiwan dan dibangun oleh seorang tukang kayu istana Taiwan.

Kuil tempat agama tradisional Taiwan tersebut dipercaya sebagai tempat pemujaan Dewa tertinggi Taoisme, Tiga Yang Murni (Yuanshi Tianzun, Tianzun Tianzun, Reiho Tianzun) dan para dewa Tao diabadikan di sana.

Kuil Seitenkyu, sering disebut sebagai tempat 5.000 naga tumbuh, didirikan oleh pendeta Taiwan Kokokuten.

Daihoshi yang menderita penyakit besar yang tidak dapat disembuhkan pada usia muda, tetapi dia berdoa untuk "Tiga Orang Murni" dan setelah tujuh tahun berjuang melawan penyakit, penyakitnya sembuh total.

Bagian dalam Kuil Seitenkyu.
Bagian dalam Kuil Seitenkyu. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Dia bersyukur dan memutuskan untuk membangun istana sehingga banyak orang, seperti dirinya, terobsesi dengan "Tiga Yang Murni".

Ketika dia sedang mencari tempat untuk membangunnya, dia disuruh membangunnya di Kota Sakado, Prefektur Saitama, Jepang, jadi dia memutuskan untuk membangun Seitenkyu di sana.

Baca juga: Daftar 4 Hotel Asri di Tokyo Jepang, Cocok untuk Bersantai Sambil Menikmati Hijaunya Pepohonan

Langit-langit candi terbuat dari kaca sepuluh ribu keping. Satu batu pilar khususnya setinggi 5 meter diukir dari satu bagian dan pintunya selebar 4 meter.

Tiga Dewa Tao disembah di kuil. Aula utama di kuil ini dibangun tanpa paku dan memiliki banyak patung yang mengesankan.

Pahatan pada pilar batu setinggi lima meter sangat rumit dan disebut Yin "pilar Sōryū". Sebuah menara genderang di sebelah kiri kuil ditambahkan kemudian, yang menawarkan pemandangan sekitarnya.

Warna dominan merah menghiasi Kuil Seitengkyu di Saitama Jepang.
Warna dominan merah menghiasi Kuil Seitengkyu di Saitama Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Menyembah Doa dipanjatkan setiap hari di kuil dengan pembakaran dupa.

Bentuk dan warna asap dupa diamati dengan cermat karena menandakan pertanda penting; formasi "Naga" "Wanita", "Phoenix" dikatakan sebagai pertanda baik bagi pemuja yang mempersembahkan doa.

Umat juga berdoa dengan jimat di berbagai kuil di kompleks kuil, tergantung pada tahun kelahiran mereka, dengan warna tertentu untuk memenuhi keinginan mereka.

Menuju ke kuil tersebut dari Stasiun Sakado dan naik taksi selama 13 menit. Kalau jalan kaki sekitar 50 menit. Biaya masuk hanya 500 yen per orang.

Cukup banyak pengunjung, karena warga Jepang sangat simpati dan sangat senang serta merasa dekat dengan Taiwan ketimbang China.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas