Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Survei Kemenaker Jepang: Satu dari 4 Pencari Kerja Alami Pelecehan Seksual

Satu di antara 4 calon pekerja di Jepang ternyata pernah mengalami pelecehan seksual.

Survei Kemenaker Jepang: Satu dari 4 Pencari Kerja Alami Pelecehan Seksual
Foto Richard Susilo
Kementerian Kesehatan Jepang di Kasumigaseki Tokyo, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Survei pertama kali dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang untuk menyelidiki kondisi seksualitas yang sebenarnya saat berburu pekerjaan, mendapatkan satu di antara 4 calon pekerja pernah mengalami pelecehan seksual.

"Kami mensurvei 1.000 pria dan wanita yang lulus dari universitas dan sekolah khusus dari 2017 hingga 2019 dan terlibat dalam pencarian kerja dan pelatihan internasional. Berdasarkan hal tersebut, 25,5 persen responden menjawab bahwa mereka pernah menerima pelecehan seksualitas saat berburu pekerjaan, yang berarti satu dari empat orang," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (30/4/2021).

Saat ditanya tentang konten dalam berbagai jawaban, "lelucon dan omong kosong seksual" adalah yang paling umum yaitu 40,4 persen.

Diikuti oleh "makanan dan hal-hal lain". Selanjutnya ungkapan, "Makan ya... asyik makan, terus kita pacaran ya." sebanyak 27,5 persen.

Dalam beberapa kasus, tawaran itu dibatalkan dengan menolak perilaku seksual.

Selain itu, ketika ditanya tentang para pelaku seksualitas dalam berbagai jawaban.

Baca juga: Eks Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda Dinyatakan Bersalah Atas Dugaan Pelecehan Seksual, Ini Hukumannya

Kebanyakan dilakukan penanggungjawab Internship, 32,9 persen dalam hal tatap muka.

Kemudian juga dilakukan oleh penanggungjawab perekrutan 25,5 persen.

Ada kasus mencolok yang belum dibahas dengan siapa pun yang telah menerima seksualitas, dan alasannya adalah "Apa pun yang Anda lakukan, itu Ada alasannya.. Jadi jangan beritahu ke orang lain ya. Baiknya selesaikan sendiri."

"Syukurlah tidak ada tindakan seksualitas selama pencarian pekerjaan. Tetapi dengan adanya hal-hal tersebut kami ingin membuat tindakan preventif bagi setiap perusahaan agar hal tersebut jangan sampai terjadi di masa mendatang," papar sumber kementerian tenaga kerja tersebut.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas