Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Deklarasi Darurat Covid-19 di Jepang Diperpanjang Sampai 31 Mei, Ditambah Aichi dan Fukuoka

Prefektur Miyagi akan membatalkan 11 Mei mendatang, penerapan area di mana "Tindakan Prioritas untuk Pencegahan Penyebaran" diterapkan selama ini.

Deklarasi Darurat Covid-19 di Jepang Diperpanjang Sampai 31 Mei, Ditambah Aichi dan Fukuoka
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga saat jumpa pers, Kamis (6/5/2021) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga memutuskan untuk memperpanjang batas waktu deklarasi darurat (PSBB) khususnya Tokyo, Osaka, Hyogo dan Kyoto hingga 31 Mei 2021. Deklarasi darurat juga kemungkinan akan diterapkan di Aichi dan Fukuoka.

"PSBB akan diperpanjang sampai akhir Mei 2021 dan hal itu akan diputuskan oleh Markas Besar Penanggulangan Pemerintah setelah berkonsultasi dengan "Sub-komite Kebijakan Penanggulangan Corona oleh para ahli besok. Resminya saya sampaikan besok sore," kata PM Yoshihide Suga di lobi kantor PM Jepang, Kamis (6/5/2021) malam.

Perdana Menteri berdiskusi dengan menteri terkait seperti Norihisa Tamura, Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan di Kantor Perdana Menteri kemarin malam.

Setelah itu, PM Suga mengatakan dalam wawancara dengan seorang reporter, "Saya ingin berkonsultasi dengan pertemuan ahli besok tentang perpanjangan keadaan darurat dan memutuskan secara resmi periode dan wilayah sasaran besok."

Selain itu, Prefektur Miyagi akan membatalkan 11 Mei mendatang, penerapan area di mana "Tindakan Prioritas untuk Pencegahan Penyebaran" diterapkan selama ini.

Baca juga: Januari - Maret 2021 Penjualan Vaksin Pfizer Naik 45 Persen, Jepang Beli 200 Juta Dosis

Sedangkan Tindakan prioritas bagi Prefektur Chiba, Saitama, Kanagawa, Ehime, dan Okinawa akan diberlakukan hingga tanggal 11 Mei kemungkinan akan diperpanjang.

Tindakan Prioritas adalah di bawah level PSBB. Perbedaan hanya pada penerapan sanksi hukum yang jauh lebih berkekuatan hukum apabila PSBB, sesuai berdasarkan Undang-Undang Tindakan Khusus untuk Virus Corona.

"Di antara pemerintah daerah yang baru meminta pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah prioritas, kami menyesuaikan untuk menerapkannya ke Prefektur Hokkaido, Gifu, dan Mie sesegera mungkin," katanya.

Prefektur Ibaraki, Ishikawa, dan Tokushima akan menentukan penerapannya dengan menilai status infeksi di masa mendatang.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas