Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

NTT Batasi Komunikasi Telepon kepada 200 Pemerintah Daerah di Wilayah Jepang

NTT mengumumkan bahwa mereka akan membatasi panggilan ke nomor reservasi dari pemerintah daerah yang menerima reservasi untuk vaksin virus corona.

NTT Batasi Komunikasi Telepon kepada 200 Pemerintah Daerah di Wilayah Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kantor NTT di Tokyo, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perusahaan telekomunikasi besar, NTT mengumumkan bahwa mereka akan membatasi panggilan ke nomor reservasi dari pemerintah daerah yang menerima reservasi untuk vaksin virus corona.

"Jika tidak terhubung, kami akan menghubungi anda kembali nanti, atau kami meminta pemerintah daerah yang menerima reservasi vaksinasi untuk menggunakan internet," ungkap kantor pusat NTT di Tokyo, Senin (10/5/2021).

Sekitar 100 pemerintah daerah dalam yurisdiksi NTT Timur dan sekitar 100 pemerintah daerah dalam yurisdiksi NTT Barat, sehingga total 200 pemerintahan daerah, akan menerima reservasi vaksinasi dari masyarakat pada tanggal 10 Mei 2021.

Papan nama NTT di kantornya di Tokyo.
Papan nama NTT di kantornya di Tokyo. (Foto Nikkei)

Biasanya jalur akan sangat padat sehingga dikhawatirkan akan mengganggu jalur dan frekuensi komunikasi di tengah masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan telepon darurat misalnya karena kecelakaan, kebakaran, bencana alam dan sebagainya.

Pembatasan panggilan adalah tindakan untuk mengamankan kapasitas peralatan komunikasi dan menghindari dampak pada panggilan darurat seperti polisi dan pemadam kebakaran, tetapi ada kemungkinan kebingungan dapat terjadi terkait reservasi.

Itu dilakukan ketika panggilan terkonsentrasi saat bencana alam dan acara populer, tetapi hal ini menjadi sangat tidak biasa di Jepang untuk mengumumkan pembatasan komunikasi dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Sapporo dan Hokkaido Jepang Capai Rekor Tertinggi

Pembatasan komunikasi akan dilaksanakan bekerja sama dengan KDDI (au), Softbank, dan Rakuten Mobile (Tokyo) selain NTT.

Saat menghubungi nomor reservasi pemerintah daerah, jika panggilan masuk terkonsentrasi, ada kemungkinan pesan "Telepon sedang sibuk sekarang" akan terdengar atau panggilan nada sibuk.

Saat panggilan tidak lagi padat, pembatasan dicabut.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas