Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Komisi I Tegaskan Bakal Bawa Kasus Kekerasan Israel pada Palestina ke Dewan Keamanan PBB 

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid memastikan pihaknya berusaha agar kasus kekerasan Israel terhadap Palestina dibawa ke Dewan Keamanan PBB.

Komisi I Tegaskan Bakal Bawa Kasus Kekerasan Israel pada Palestina ke Dewan Keamanan PBB 
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid memastikan pihaknya berusaha agar kasus kekerasan Israel terhadap Palestina dibawa ke Dewan Keamanan PBB

Dia menilai tindakan Israel sudah melewati batas nilai-nilai kemanusiaan dan agama.

Atas dasar itulah, Meutya meminta agar persoalan ini dibawa ke Dewan Keamanan PBB dan pengadilan internasional. 

"Bahkan meski dalam bulan Ramadhan, di mana umat muslim tengah melakukan serangkaian ibadah puasa dan salat Tarawih, pun Israel tidak berhenti melakukan kekerasan dan terus melakukan upaya penghilangan eksistensi masyarakat Palestina secara sistematis dan berkelanjutan," ujar Meutya, dalam keterangannya, Jumat (14/5/2021).

"Tindakan Israel ini sudah melewati batas nilai-nilai yang dianut seluruh agama dan batas kemanusiaan. Kami menyerukan Indonesia dan negara-negara OKI untuk membawa persoalan ini ke Dewan Keamanan PBB serta pengadilan internasional," imbuhnya.

Baca juga: BKSAP DPR Desak Pemerintah RI Turun Tangan Hentikan Kebrutalan Israel ke Palestina

Mantan jurnalis itu mengatakan cukup memahami alasan kemarahan masyarakat Indonesia atas kekerasan yang dilakukan Israel

Dia pun meminta dukungan dari masyarakat agar pemerintah Indonesia mampu menekan Israel yang telah melakukan kekerasan

"Sungguh biadab aksi teror yang dilakukan oleh Israel terhadap masyarakat Palestina di Sheikh Jarrah dan Masjid Al-Aqsa. Pelanggaran HAM yang terus dilakukan oleh Israel dengan berusaha menghilangkan eksistensi masyarakat Palestina telah menghina seluruh umat manusia. Kami pun dengan tegas menolak rencana Israel untuk menggusur warga Palestina di Sheikh Jarrah Jerussalem Timur kemudian mengklaim kedaulatan disana," kata dia. 

"Bahkan kami dengar, kemarin 11 Mei, ratusan roket Israel telah menewaskan 20 orang, termasuk 9 anak-anak di Gaza. Semoga korban tidak terus bertambah," tambahnya. 

Pasukan keamanan Israel memeriksa lokasi pendaratan roket yang diluncurkan ke Israel dari Jalur Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di Holon dekat Tel Aviv, Selasa (11/5/2021)
Pasukan keamanan Israel memeriksa lokasi pendaratan roket yang diluncurkan ke Israel dari Jalur Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di Holon dekat Tel Aviv, Selasa (11/5/2021) (AFP/ahmad gharabli)

Oleh karena itu, Meutya mengatakan Komisi I DPR RI akan terus berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih serius.

"Komisi I DPR juga terus berkomunikasi dengan Menlu RI untuk membawa kasus ini ke tingkat yang lebih serius. Kami dukung pemerintah untuk melakukan berbagai upaya menghentikan penyerangan Israel di Sheikh Jarrah Jerussalem Timur, Masjid Al-Aqsa, dan Gaza; seperti mengadakan pertemuan OKI seperti yang dilakukan tahun 2016 lalu," tandasnya. 

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas