Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Donald Trump Tuntut China Ganti Rugi 10 Triliun Dolar ke Amerika Serikat

Mantan Presiden AS, Donald Trump pada Sabtu (5/6/2021) menuntut China membayar ganti rugi triliunan dolar ke Amerika Serikat.

Donald Trump Tuntut China Ganti Rugi 10 Triliun Dolar ke Amerika Serikat
JOE RAEDLE via AFP
Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato di Conservative Political Action Conference (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Presiden AS, Donald Trump pada Sabtu (5/6/2021) menuntut China membayar ganti rugi triliunan dolar ke Amerika Serikat.

Dilansir SCMP, Trump juga menyerang pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci atas penanganannya terhadap Covid-19. 

Berbicara di Greenville, North Carolina, Trump mengritik Fauci yang meminta warga AS memakai masker dan menolak dugaan bahwa virus corona berasal dari laboratorium Wuhan, China.

Ini merupakan pidato pertama Trump sejak beberapa bulan menghilang dari hadapan publik.

Selain melontarkan kecaman, mantan presiden ini juga sedikit membahas soal Pemilu AS 2024 di depan pendukungnya.

Baca juga: Facebook Blokir Akun Donald Trump Hingga Tahun 2023

Baca juga: Facebook Tangguhkan Akun Trump Selama 2 Tahun karena Unggahannya Dianggap Memicu Kerusuhan Capitol

Donald Trump tersenyum saat sesi pleno KTT NATO di hotel Grove di Watford, timur laut London pada 4 Desember 2019.
Donald Trump tersenyum saat sesi pleno KTT NATO di hotel Grove di Watford, timur laut London pada 4 Desember 2019. (Adrian DENNIS / AFP)

Trump menyebut Fauci "bukan dokter hebat tapi promotor hebat" karena sering tampil di televisi.

"Tapi dia salah di hampir semua masalah dan dia juga salah di Wuhan dan lab," kata Trump.

Sampai saat ini, badan intelijen AS masih mendebatkan dan meneliti asal usul virus corona penyebab Covid-19.

Tanggapan Trump dalam penanganan pandemi Covid-19 merupakan salah satu faktor kekalahannya dalam Pemilu AS tahun lalu.

Pada konvensi Partai Republik ini, Trump meminta China membayar ganti rugi sebesar USD 10 triliun kepada AS dan dunia atas pandemi virus corona.

Bahkan suami Melania Trump ini juga menyerukan agar negara-negara yang berhutang ke China membatalkan tanggungan itu.

Ketua Partai Republik Carolina Utara, Michael Whatley memperkenalkan Trump sebagai 'Presiden Kita'.

Diketahui setelah kalah dari Joe Biden, Trump mengklaim bahwa ada kecurangan pemilu yang ia sebut "kejahatan abad ini."

Donald Trump melambaikan tangan saat dia menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington, DC, pada 20 Januari 2021.
Donald Trump melambaikan tangan saat dia menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington, DC, pada 20 Januari 2021. (MANDEL NGAN / AFP)

"Jika Anda pikir orang tidak melihatnya. Orang-orang melihatnya," katanya di depan pendukung.

Baru-baru ini, Jaksa Agung New York Letitia James meluncurkan penyelidikan soal dugaan Trump Organization salah melaporkan nilai properti untuk mengamankan pinjaman dan memperoleh manfaat ekonomi dan pajak.

Trump membahas penyelidikan itu dengan menyebutnya "ekspedisi penangkapan ikan pamungkas."

Menurut Trump, itu adalah upaya terbaru Partai Demokrat untuk menjatuhkannya setelah dua kali pemakzulan.

"Mereka tidak akan pernah berhenti sampai November 2024," katanya pada Sabtu.

Trump memberi sinyal akan maju dalam pemilihan presiden 2024 melalui beberapa kalimat pidatonya.

Penasihat mengatakan, Trump telah membahas kemungkinan kampanye presiden yang akan datang.

Sabtu (5/6/2021) lalu adalah kali pertama mantan presiden ini muncul ke depan publik.

Donald Trump dan Melania Trump berpidato di depan para tamu di Joint Base Andrews di Maryland pada 20 Januari 2021.
Donald Trump dan Melania Trump berpidato di depan para tamu di Joint Base Andrews di Maryland pada 20 Januari 2021. (ALEX EDELMAN / AFP)

Baca juga: Biden Blokir 59 Perusahaan China dalam Amandemen Perintah Trump

Baca juga: Ternyata Masih Ada Anggota Partai Republik AS yang Yakin Donald Trump Pemenang Pemilu

"Kelangsungan hidup Amerika tergantung pada kemampuan kita untuk memilih Partai Republik di setiap tingkat, dimulai dengan ujian tengah semester tahun depan," kata Trump.

Dalam kesempatan itu, Trump bersumpah untuk membantu Partai Republik dalam pemilihan kongres 2022.

Dia juga aka mendukung Perwakilan AS Ted Budd untuk kursi Senat AS di North Carolina setelah menantunya, Lara Trump tidak akan mencalonkan diri.

Lara Trump mengumumkan bahwa dia sempat mempertimbangkan untuk mencalonkan diri dalam perebutan kursi Senat Carolina Utara.

Namun dia memilih mundur karena ingin fokus merawat anak-anaknya.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas