Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cerita Pria dapat Aturan Aneh dari Ibu Kos: Tak Boleh Makan, Memasak hingga di Kos lebih dari 12 Jam

Seorang pria bernama Pak He (21), menceritakan pengalaman tak biasa saat dirinya menyewa atau kos di Singapura.

Cerita Pria dapat Aturan Aneh dari Ibu Kos: Tak Boleh Makan, Memasak hingga di Kos lebih dari 12 Jam
Pexels
Ilustrasi kamar kos/Seorang pria bernama Pak He (21), menceritakan pengalaman tak biasa saat dirinya menyewa atau kos di Singapura. 

Juga hanya bisa mencuci pakaian seminggu sekali.

"Awal mula syarat tidak bisa makan dan memasak di rumah, bahkan mencuci pakaian bisa kami terima, namun aturan terkait pembatasan waktu di indekos dinilai janggal," katanya.

"Ibu kos (induk semang) meminta saya untuk keluar kos sebelum jam 8 pagi dan pulang setelah jam 6 sore saya tidak bisa tinggal di rumah lebih dari 12 jam sehari jika tidak saya harus membayar uang sewa tambahan," katanya.

Terkait tidak boleh makan dan memasak di dalam indekos, Pak He menunjukkan bahwa karena situasi pandemi covid-19 tidak mungkin untuk dirinya makan di luar.

Jadi dia sempat bertanya kepada pemilik kos, tetapi ibu kos tersebut tidak mengakomodasinya.

Si ibu kos hanya mengatakan bahwa ada sofa di koridor di luar rumah dan menyuruhnya makan di sana.

Baca juga: Saham Eisai Jepang Meroket Setelah Temukan Obat Penangkal Alzheimer Pertama di Dunia

"Saya dan teman-teman sekamar saya tidak berdaya dan tidak punya pilihan selain melakukannya," ungkapnya.

"Saya menyesal, saya tidak beruntung dan mengingatkan orang lain untuk tidak menjadi seperti saya," lanjutnya.

Pak He mengungkapkan bahwa dia telah membayar 1000 Yuan (sekitar Rp 2,2 Juta) untuk biaya isolasi ketika dia pertama kali tiba di Singapura, dan sekarang dia telah membayar 800 Yuan (sekitar Rp 1,7 Juta) dan untuk perselisihan sewa indekos.

"Saya kehilangan begitu banyak uang sebelum saya menghasilkan uang, biaya ini bukan jumlah yang kecil bagi saya, Ini adalah pelajaran pahit saya."

Halaman
123
Penulis: garudea prabawati
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas