Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

AS akan Sumbangkan 500 Juta Dosis Vaksin Pfizer ke Seluruh Dunia, Diberikan ke 92 Negara Berkembang

Amerika Serikat (AS) telah membeli dan akan menyumbangkan 500 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer ke seluruh dunia.

AS akan Sumbangkan 500 Juta Dosis Vaksin Pfizer ke Seluruh Dunia, Diberikan ke 92 Negara Berkembang
MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) telah membeli dan akan menyumbangkan 500 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer ke seluruh dunia.

Seorang narasumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada CNN, langkah ini diambil pemerintah karena AS berusaha menjadi pemain kunci dalam upaya vaksinasi global.

"Presiden Joe Biden akan mengumumkan berita tersebut pada KTT G7 di Cornwall, Inggris, minggu ini," kata sumber tersebut.

Baca juga: Warga Protes Vaksinasi Massal Pelajar SMP di Kota Ine Jepang

Baca juga: Kapolda Aceh: Kalau Mau Hidup Normal, Ayo Divaksin

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. (MANDEL NGAN / AFP)

Sekitar 200 juta dosis akan keluar pada tahun 2021 dan 300 juta akan didistribusikan pada paruh pertama tahun 2022.

Melansir CNN, Penasihat utama Biden untuk Covid, Jeff Zients, telah mengerjakan kesepakatan itu selama sebulan terakhir, kata seseorang yang dikenalnya.

Semua dosis akan melalui COVAX dan akan diberikan ke 92 negara berkembang, selain Uni Afrika.

Baca juga: Kapolri Ingatkan Warga yang Telah Vaksin Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan
Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan berbicara kepada wartawan selama konferensi pers harian di Brady Press Briefing Room di Gedung Putih pada 07 Juni 2021 di Washington, DC. Sullivan menjawab pertanyaan tentang perjalanan mendatang Presiden Joe Biden ke Inggris dan Eropa untuk pertemuan ekonomi dan keamanan, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One pada Rabu (9/6/2021) bahwa selain pembelian Pfizer, Biden juga diharapkan untuk mengambil bagian dalam pengumuman gabungan dengan G7 mengenai rencana komprehensif untuk mengakhiri pandemi.

Ini akan mencakup segmen tentang vaksin.

Sullivan berpendapat bahwa membuat AS memainkan peran utama dalam distribusi vaksin Covid-19 global merupakan bagian orang Amerika pada saat dibutuhkan.

Ia menegaskan, kebijakan ini akan menguntungkan untuk mencegah penyebaran penyakit di masa depan, khususnya di AS.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas