Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Biden Sependapat dengan Putin soal Hubungan AS-Rusia, Kini Berada di Titik Rendah

Biden sependapat dengan penilaian Presiden Vladimir Putin soal hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia secara historis berada di "titik rendah"

Biden Sependapat dengan Putin soal Hubungan AS-Rusia, Kini Berada di Titik Rendah
MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joe Biden sependapat dengan penilaian Presiden Vladimir Putin soal hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang berada di "titik rendah".

Selama konferensi pers pada Minggu (13/6/2021), setelah pertemuan dengan para pemimpin G7, Biden masih percaya pertemuannya dengan Putin secara langsung merupakan jalan terbaik untuk menangani masalah yang telah membawa dua negara tersebut ke perang dingin.

"Saya pikir, cara terbaik untuk menghadapi ini dengan bertemu langsung," ucap Biden kepada kepada wartawan, seperti dilansir Tribunnews dari Independent.

"Saya akan menjelaskan bagaimana pertemuan itu terjadi, seperti yang akan dilakukan oleh Putin," imbuhnya.

Baca juga: Biden-Erdogan Bertemu Pertama Kali Pasca Deklarasi Genosida Armenia, Saling Senyum dan Salam Siku

Baca juga: Partai Konservatif Ledek Pidato Biden yang Sebut Suriah Sebagai Libya

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. (MANDEL NGAN / AFP)

Mengenai hubungan dengan Rusia, Biden menegaskan Amerika tidak memancing konflik.

"Kami ingin menyelesaikan masalah-masalah yang menurut kami bertentangan dengan norma-norma internasional," kata Biden.

Ketika ditanya koresponden Fox News, Peter Doocy, apakah AS akan terbuka untuk pertukaran penjahat dunia maya dengan pemerintah Rusia, Biden menjawab dengan tegas.

"Jika ada kejahatan yang dilakukan Rusia, maka AS akan bekerja sama dalam investigasi," jawabnya.

Di kesempatan yang sama, Biden juga ditanya tentang pendekatan pemerintahannya terhadap masalah China.

Biden menegaskan, demokrasi di seluruh dunia tengah berusaha membuktikan bahwa mereka dapat tetap kompetitif dan dominan di tengah munculnya bentuk pemerintahan otokratis.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas