Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menlu RI, Brunei, Singapura Bahas soal Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar

Menlu membahas fokus utama saat ini yaitu menyelesaikan penunjukan Utusan Khusus ASEAN.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Menlu RI, Brunei, Singapura Bahas soal Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar
Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri ASEAN Leaders Meeting yang digelar di Sekretariat ASEAN, Jakarta, pada Sabtu (24/4/2021) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Isu Myanmar turut dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi bersama Menlu Brunei Darussalam dan Singapura jelang pertemuan Tingkat Menlu G20, Senin (28/6/2021).

Dengan Menlu Brunei Darussalam dan Singapura, Menlu membahas fokus utama saat ini yaitu menyelesaikan penunjukan Utusan Khusus ASEAN.

Retno menegaskan Indonesia berkomitmen pemberian akses kepada Utusan Khusus.

"Dalam pertemuan tersebut, saya tekankan bagi Indonesia komitmen pemberian akses kepada Utusan Khusus merupakan hal utama yang diperlukan agar Utusan Khusus dapat menjalankan tugas dengan baik," kata Menlu Retno pada konferensi pers, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Junta Militer Myanmar Bakar Desa, Pemimpin ASEAN Harus Lebih Tegas

Utusan Khusus ASEAN akan melakukan mediasi dalam dialog yang inklusif.

Menurutnya tanpa akses terbuka kepada semua pihak maka akan sulit bagi Utusan Khusus menjalankan mandat yang diberikan.

"Yang diperlukan tentunya adalah komitmen Myanmar, untuk menindaklanjuti 5-Point Consensus, hasil dari ALM yang diselenggarakan Jakarta, 24 April 2021 lalu," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menlu RI mengatakan perkembangan di Myanmar menjadi isu yang selalu muncul dalam pembicaraan dengan negara-negara di pertemuan tingkat Menteri.

Menlu India, Jepang, Spanyol, Italia dan Kanada, misalnya menekankan kembali dukungan terhadap upaya ASEAN untuk membantu Myanmar mengatasi krisis politik saat ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas