Tribun

Virus Corona

Air Naik Selama Musim Hujan di India, Jenazah Korban Covid-19 di Tepi Sungai Gangga Hanyut

Ratusan jenazah terdampar di tepi sungai Gangga selama musim hujan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Air Naik Selama Musim Hujan di India, Jenazah Korban Covid-19 di Tepi Sungai Gangga Hanyut
SANJAY KANOJIA / AFP
Naiknya permukaan air Sungai Gangga menyapu lapisan tanah yang membongkar kuburan dangkal jenazah Covid-19 di Allahabad pada 27 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan jenazah terdampar di tepi sungai Gangga selama musim hujan di tengah pandemi Covid-19.

Foto-foto yang diambil di negara bagian Uttar Pradesh yang padat penduduk menunjukkan mayat-mayat hanyut di tepi sungai Gangga, yang dianggap suci oleh umat Hindu.

Sebagian besar jenazah diyakini merupakan orang yang meninggal karena Covid-19.

Mereka dimakamkan di kuburan dangkal di sepanjang tepi sungai oleh keluarga yang tidak mampu membayar biaya kremasi.

Dilansir Mirror, pemandangan ini bukan yang pertama kalinya terjadi.

Foto dan video serupa muncul pada bulan Mei, menggarisbawahi tingkat keparahan lonjakan infeksi Covid-19 terbesar di dunia.

Meskipun kasus telah turun drastis bulan ini, Kota Prayagraj di Uttar Pradesh masih mengkremasi 108 mayat yang ditemukan di sungai dalam tiga minggu terakhir, kata seorang pejabat senior kota.

Baca juga: India Setujui Vaksin Moderna untuk Penggunaan Darurat

Baca juga: Gara-gara Tak Ada Kari Domba, Pria di India Batalkan Pernikahan, Malah Nikahi Wanita Lain

Naiknya permukaan air Sungai Gangga menyapu lapisan tanah yang membongkar kuburan dangkal jenazah Covid-19 di Allahabad pada 27 Juni 2021.
Naiknya permukaan air Sungai Gangga menyapu lapisan tanah yang membongkar kuburan dangkal jenazah Covid-19 di Allahabad pada 27 Juni 2021. (SANJAY KANOJIA / AFP)

Neeraj Kumar Singh mengatakan kepada Reuters:

"Ini adalah mayat-mayat yang terkubur sangat dekat dengan sungai dan telah terhanyut akibat naiknya permukaan air."

"Perusahaan kota telah mengerahkan tim yang terdiri dari 25 orang yang bekerja siang dan malam untuk menangani jenazah-jenazah ini."

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas