Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

100 Tahun Partai Komunis China: Ini Skenario Tiga Tahap untuk Paksa Reunifikasi dengan Taiwan

Saat China merayakan 100 Tahun Partai Komunis,sebuah majalah menyebutkan satu skenario tiga tahap untuk memaksa Taiwan reunifikasi dengan China

100 Tahun Partai Komunis China: Ini Skenario Tiga Tahap untuk Paksa Reunifikasi dengan Taiwan
AFP
Presiden China Xi Jinping (di layar) menyampaikan pidato pada perayaan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Lapangan Tiananmen di Beijing, Kamis (1/7). 

Pemerintahan Xi berusaha menegaskan klaim kedaulatannya terhadap Taiwan. "Menyelesaikan masalah Taiwan dan mewujudkan reunifikasi nasional adalah misi sejarah PKC dan aspirasi bangsa China," kata Xi.

Xi menyerukan proses "penyatuan kembali secara damai". Namun, dia mengatakan bahwa tidak ada yang boleh meremehkan tekad kuat, kemauan keras, dan kemampuan tangguh rakyat Tiongkok untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial.

Namun Dewan Urusan Daratan Taiwan mengecam PKC setelah pidato Xi.

Dikatakan, PKC telah mencapai pembangunan ekonomi di China, tetapi partai itu telah menekan demokrasi, melanggar hak asasi manusia, dan tumbuh lebih diktator di dalam negeri.

"Demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia, dan supremasi hukum adalah prinsip inti masyarakat Taiwan, perbedaan utama dari sisi lain selat itu," kata pernyataan berbahasa Mandarin, yang diterjemahkan oleh CNBC.

Baca juga: Peneliti China: Dua Vaksin Covid-19 Buatan  China Kurang Efektif Melawan Varian Delta

Baca juga: StudiTerbaru: Kasus Covid-19 Pertama Melanda China pada Oktober 2019, Bukan November 2019

Dewan mengatakan pemerintah Taiwan tetap bertekad untuk mempertahankan kedaulatan dan demokrasinya. Ia menambahkan bahwa orang-orang Taiwan telah lama menolak "prinsip satu China" dan mendesak Beijing untuk meninggalkan intimidasi militer yang diarahkan ke pulau itu.

Satu prinsip China mengacu pada konsep bahwa hanya ada satu pemerintah pusat Cina,  yang berada di bawah Partai Komunis di Beijing.

Pemerintah Republik Tiongkok yang kalah melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah kalah perang saudara dari Partai Komunis pimpinan Mao Zedong.

Sebagian besar orang Taiwan menolak diperintah China. Taiwan mengatakan hanya penduduk pulau itu yang dapat memutuskan masa depan mereka, dan telah mengecam tekanan China.

Bulan lalu, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley mengatakan bahwa China mempercepat kemampuan militernya untuk siap merebut Taiwan pada 2027. (Tribunnews.com/UPI/CNBC/Hasanah Samhudi)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas