Yosakoi Indonesia Tampil di Yosakoi Premium Tokyo Jepang
Rasa kebersamaan, keceriaan serta mudah bergaul dari tim Indonesia di tahun-tahun lalu dirasakan Uchiyama saat kedatangan tim Indonesia ke Jepang.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Meski dalam masa pandemi Covid-19, acara Yosakoi Premium tetap berjalan dalam sajian gambar dan video untuk Yosakoi Indonesia. Minggu (4/7/2021).
"Semua tim yosakoi dari luar Jepang memang belum bisa memasuki Jepang karena masih pandemi corona. Namun kemeriahan kita semua tidak terhalangi oleh pandemi atau batas negara. Itu sebabnya saya senang sekali bisa melihat yosakoi tim Indonesia meskipun dalam bentuk gambar tampil di Yosakoi Premium ini," papar Uchiyama, seorang penggemar Yosakoi dalam acara Yosakoi Premium kepada Tribunnews.com, Minggu (4/7/2021).
Rasa kebersamaan, keceriaan serta mudah bergaul dari tim Indonesia di tahun-tahun lalu dirasakan Uchiyama saat kedatangan tim Indonesia ke Jepang.
"Saya jadi punya teman orang Indonesia, senang sekali rasanya bisa bergaul dengan mereka, sangat supel, ceria, suka melucu. Kadang saya tertawa sendiri kalau ingat candaan mereka saat ada di Jepang dua tahun lalu," lanjutnya mengenang tim Yosakoi Indonesia yang ke Tokyo dan Kochi.
Uchiyama berharap setelah corona mereda dan Jepang dibuka lagi, tim yosakoi Indonesia dapat ke Jepang lagi bersama tim asing lainnya bersatu dalam keakraban yosakoi, tarian tradisional Jepang yang telah berlangsung sejak 67 tahun lampau hingga kini.
Sampai dengan saat ini 33 negara memiliki tim yosakoi dan banyak di antara mereka pernah ke Jepang untuk ikut festival internasional Yosakoi yang dilakukan di Kochi.
Indonesia pun pernah menjadi Ambassador Yosakoi di Jepang bersama negara lainnya.
"Yosakoi melepaskan segala keterbatasan. Semua dapat mengikuti Yosakoi karena tidak melihat ras, tidak melihat jenis kelamin dan musik maupun tariannya dapat ditata sebebas yang kita inginkan serta menciptakan keakraban bersama dalam satu bangsa pecinta yosakoi," papar Ketua Asosiasi Festival Yosakoi, Aoki Akihiro, Minggu (4/7/2021).
Yosakoi pertama kali dilakukan tahun 1954, setelah selesainya Perang Dunia II.
Peserta Yosakoi sangat senang dengan Yosakoi Premium yang dibuat Kochi kemarin.
"Saya ikut festival Yosakoi sejak pertama kali tahun 1954. Mengapa festival ini bisa berjalan terus, karena tarian yosakoi bisa diikuti semua orang tanpa batas, dengan pikiran terbuka sambil melihat langit biru yang indah di Kochi," kata dia.
Baca juga: Gubernur Kochi Jepang Berharap Yosakoi Memberi Kebahagiaan di Tengah Pandemi Covid-19
"Dengan model Samba tahun 1972, kemudian diikuti gaya Rock, yosakoi dapat melanjutkan berbagai model tariannya berjalan seiring waktu dengan baik. Saya tak tahu generasi mendatang tetapi berharap dapat melanjutkan karya indah yosakoi ini kepada generasi muda lainnya dengan berbagai pengetahuan yang ada pada saya ke berbagai belahan dunia pula," papar Wakayagi Yukimitsu (Tamura Toyoyuki).
Surabaya dan Kochi Kota Kembar
Tarian Yosakoi yang sangat menarik dari Kochi Jepang ternyata mulai dipublikasikan di Indonesia secara resmi tahun 2003 setelah Surabaya dan Kochi menjadi kota kembar (sister city).
Saat itu tahun 2003 kesepakatan bersama telah tercapai menjadikan Surabaya sebagai kota kembarnya Kochi Jepang.
"Setelah menjadi kota kembar kebetulan ada Festival Budaya yang disebut Surabaya Lintas Budaya. Di dalamnya ada Festival Yosakoi yang dilakukan bersama dengan kerja sama Pemda Kochi," ungkap Saeki Taisuke, Kepala Museum Yosakoi Kochi kepada Tribunnews.com, belum lama ini.
Kerja sama semakin erat antara kota Surabaya dan Kochi sehingga tahun 2016 untuk pertama kali Indonesia khususnya dari Surabaya menjadi Ambassador Yosakoi pertama di Festival Yosakoi Kochi bersama beberapa negara lainnya.
Kemudian tahun 2017 pemuda dari Jakarta juga menjadi Ambassador Yosakoi yang kedua kali, di Festival Yosakoi Kochi.
Tahun 2018 tak ada partisipasi dari Indonesia (di Jepang).
Namun tanggal 9 hingga 12 Agustus 2018 diikuti kembali oleh 5 penari Yosakoi Indonesia yang berasal dari Jakarta (dalam festival Yosakoi di Jepang).
Yosakoi selain di Kochi juga diselenggarakan di berbagai kota di Jepang seperti di Sapporo, Hokkaido, Fukuoka, Hiroshima, Kofu di Yamanashi dan sebagainya.
Penampilan Yosakoi Indonesia ketiga kalinya di festival Yosakoi Kochi dapat dilihat di
https://youtu.be/UBYi5HlzUFE
Penggemar dan Pecinta Jepang dan Yosakoi dapat bergabung ke Group Telegram dengan kirimkan email ke: info@jepang.com Subject: Yosakoi. Gratis. Tuliskan nama lengkap alamat lengkap dan nomor whatsapp.