Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Seniman Denmark Pembuat Kartun Nabi Muhammad Meninggal Dunia

Westergaard meninggal dalam tidurnya setelah cukup lama mengalami masalah kesehatan, Minggu (18/7/2021).

Seniman Denmark Pembuat Kartun Nabi Muhammad Meninggal Dunia
Via Kompas.TV
Seniman Denmark pembuat kartun Nabi Muhammad, Kurt Westergaard meninggal saat tidur di usia 86 tahun. (Sumber: AP Photo, Miriam Dalsgaard/ POLFOTO, File) 

Kemarahan memuncak dalam protes Muslim dunia pada Februari 2006. Kedutaan Denmark diserang dan puluhan orang meninggal dalam kerusuhan yang terjadi.

Publikasi kartun Nabi Muhammad terus berlanjut. Pada 2015, 12 orang tewas dalam sebuah serangan di kantor majalah Charlie Hebdo, di Prancis. Majalah ini turut mempublikasikan kartun-kartun Nabi Muhammad.

Setelah publikasi kartun itu, Westergaard menerima sejumlah ancaman pembunuhan dan menjadi target upaya pembunuhan.

Awalnya, ia bersembunyi, tapi kemudian memilih untuk hidup di sebuah rumah yang tidak dirahasikan alamatnya namun dijaga ketat di Aarhus, kota kedua Denmark.

Pada 2008, badan intelijen Denmark mengumumkan telah menangkap tiga orang atas tuduhan berencana membunuh Westergaard.

Dua tahun kemudian, kepolisian Denmark menangkap warga Somalia bersenjata pisau di lingkungan rumah Westergaard. Dia adalah Mohamed Geele, 29 tahun, yang dihukum atas tuduhan pembunuhan dan terorisme. Pria ini divonis 9 tahun penjara pada 2011.

Tahun-tahun terakhir ini, Westergaard dijaga oleh pengawal pribadi di lokasi yang dirahasiakan.

Saat berbincang kepada kantor berita Reuters 2008 silam, Westergaard mengaku tak menyesal telah membuat kartun tersebut.

Dia mengatakan penggambaran Nabi Muhamad telah menghasilkan diskusi "penting" mengenai posisi Islam di negara-negara barat dengan nilai-nilai sekuler.

"Saya akan melakukan ini dengan cara yang sama (lagi), karena menurut saya krisis kartun ini adalah katalis yang mengintensifkan adaptasi Islam," katanya.

"Kita berdiskusi tentang dua budaya, dua kepercayaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan ini adalah penting."

Sumber: Kompas.TV/BBC Indonesia

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas