Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Jepang Akhirnya Dapat Penerbangan Khusus dari Pemerintah pada 26 dan 28 Juli

26 Juli JAL dan ANA akan beroperasi pada tanggal 28 Juli berangkat dari bandara Soekarno Hatta hanya bagi warga negara Jepang yang ada di Indonesia.

Warga Jepang Akhirnya Dapat Penerbangan Khusus dari Pemerintah pada 26 dan 28 Juli
Richard Susilo
Pesawat charteran Japan Airlines (JAL) yang membawa warga Jepang dari Indonesia mendarat di Bandara Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Warga Jepang yang ada di Indonesia akhirnya boleh berlega hati, mendapatkan penerbangan khusus pulang ke negeri Sakura dari pemerintah Jepang tanggal 26 Juli menggunakan JAL dan 28 Juli menggunakan ANA.

"Itu penerbangan dari pemerintah Jepang dan biaya karantina dan pemeriksaan tes PCR di Jepang dari pemerintah Jepang, penerbangan khusus yang diberikan kepada individu," papar sumber Tribunnews.com Kamis (22/7/2021).

Pada tanggal 26 Juli JAL dan ANA akan beroperasi pada tanggal 28 Juli berangkat dari bandara Soekarno Hatta hanya bagi warga negara Jepang yang ada di Indonesia.

Mereka akan dipulangkan ke Jepang atas biaya pemerintah Jepang ke bandara Kansai Osaka dan ke bandara Chubu di Nagoya Jepang.

Penumpang akan bertanggung jawab atas tiket pesawat dan biaya pemeriksaan PCR, tetapi pemeriksaan hotel dan PCR, yang menghabiskan 10 hari di karantina, akan ditanggung oleh pemerintah.

"Karena ini penerbangan khusus sebagai fungsi sosial dari pemerintah Jepang, tiket pesawat yang dibayar penumpang adalah harga seperti biasa, tidak meledak seperti ditawarkan di pasar saat ini, bisa mencapai 350.000 yen sekali jalan," ungkap sumber itu lagi.

Untuk penerbangan kedua, ANA,  perusahaan atau organisasi yang berbasis di Jepang akan menjadi "penjamin" penumpang, dan perlu untuk menyerahkan janji yang menjanjikan tindakan isolasi selama 14 hari setelah kembali ke Jepang. PCR isolasi setelah masuk

Divisi Keselamatan  Kementerian Luar Negeri Jepang telah mempersiapkan penerbangan kembali untuk menanggapi orang-orang yang bukan milik perusahaan atau organisasi. Kali ini, stasiun karantina pemerintah sudah siap. Oleh karena itu, itu menjadi beban biaya publik.

Hingga tanggal 21, jumlah orang Jepang yang terinfeksi corona di Indonesia sebanyak 370 orang dan 17 orang meninggal dunia.

Sejak Juli ini pergerakan evakuasi warga Jepang semakin dipercepat, sehingga sulit (semakin mahal tiketnya) mengatur penerbangan ke Jepang

Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas