Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

POPULER Internasional: VIDEO Kepedulian Warga China di Tengah Banjir | Pria Terpapar Virus Monkey B

Berita populer Internasional, di antaranya momen warga China terlihat membantu sesama di tengah banjir meski sama-sama berada dalam bahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
zoom-in POPULER Internasional: VIDEO Kepedulian Warga China di Tengah Banjir | Pria Terpapar Virus Monkey B
Kolase Tribunnews
Berita populer Internasional, di antaranya momen warga China terlihat membantu sesama di tengah banjir meski sama-sama berada dalam bahaya. 

TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional tersedia dalam artikel ini.

Provinsi Henan China tengah dilanda banjir besar, para warganya pun terlihat membantu sesama meski sama-sama berada dalam bahaya.

Ada pula kisah kesaksian penumpang kereta bawah tanah yang terperangkap banjir sampai seleher.

Masih di China, seorang pria meninggal setelah terpapar virus Monkey B yang langka.

Sementara itu, mahasiswa Indonesia Indra Rudiansyah menjadi sorotan akhir-akhir ini, berkat perannya dalam terciptanya vaksin Covid-19 AstraZeneca.

1. VIDEO Kepedulian Warga China di Tengah Banjir Besar, Tolong Orang Lain meski Sama-sama Dalam Bahaya

Di tengah bencana banjir besar di Henan China, para warga menunjukkan kepeduliannya kepada orang lain dengan berani menolong mereka yang kesusahan
Di tengah bencana banjir besar di Henan China, para warga menunjukkan kepeduliannya kepada orang lain dengan berani menolong mereka yang kesusahan (Twitter @globaltimesnews)

Wilayah Zhengzhou di Provinsi Henan, China kini tengah dilanda banjir besar akibat hujan lebat yang berlangsung selama beberapa hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Para petugas kota juga bekerja siang dan malam untuk memperbaiki listrik yang rusak dan menjaga agar air bersih tetap tersedia.

Tiga ribu personel militer disebar di 10 zona bahaya yang berbeda di sekitar kota, kantor berita Xinhua melaporkan.

Pada hari kamis (22/7/2021), korban yang meninggal mencapai 33 orang, South China Morning Post melaporkan.

Otoritas Henan menyebut lebih dari 3 juta orang telah dievakuasi.

Baca juga: Pria di China Meninggal setelah Terpapar Virus Monkey B Langka, Ini Gejala yang Perlu Diperhatikan

Baca juga: Tidak Ada Lagi Denda, Pasangan di China Kini Dibolehkan Punya 3 Anak

Foto ini diambil pada 20 Juli 2021 menunjukkan seorang pria mengendarai sepeda melalui air banjir di sepanjang jalan setelah hujan lebat di Zhengzhou di provinsi Henan, China tengah.
Foto ini diambil pada 20 Juli 2021 menunjukkan seorang pria mengendarai sepeda melalui air banjir di sepanjang jalan setelah hujan lebat di Zhengzhou di provinsi Henan, China tengah. (STR / AFP)

Di tengah situasi yang sulit, rupanya warga masih memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Sebuah video yang memperlihatkan kepedulian warga diunggah oleh akun Twitter Global Times, media yang dikelola pemerintah.

"Tidak ada pahwalan yang jatuh dari langit, hanya orang biasa yang berani maju ke depan," tulis Global Times dalam videonya.

Video tersebut berisi kumpulan momen orang-orang yang menyelamatkan orang lain di tengah banjir, meski mereka sendiri berada dalam bahaya.

Dalam salah satu peristiwa, terlihat seseorang yang hanyut terbawa arus, kemudian ada orang lain yang menarik tangannya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. KESAKSIAN Penumpang Kereta Bawah Tanah Terperangkap Banjir Seleher di China

Orang-orang mengarungi jalan yang banjir setelah hujan lebat di Zhengzhou, di provinsi Henan China pada 22 Juli 2021.
Orang-orang mengarungi jalan yang banjir setelah hujan lebat di Zhengzhou, di provinsi Henan China pada 22 Juli 2021. (Noel Celis / AFP)

Banjir besar di Provinsi Henan di China tengah telah menewaskan 25 orang, 12 orang di antaranya dilaporkan tewas di kereta bawah tanah yang terperangkap banjir. Ratusan ribu warga terpaksa mengungsi sejak banjir melanda Sabtu (17/7/2021).

Video di platform media sosial Twitter dan Weibo menunjukkan penumpang di Zhengzhou terjebak di kereta bawah tanah. Air keruh terlihat setidaknya setinggi pinggang. Dua belas orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.

Salah satu dari mereka yang diselamatkan mengingat cobaannya yang dialaminya selama berjam-jam.

"Air terus naik... Mulanya setinggi lutut, lalu pinggang... Saya mulai panik saat air naik ke dada," tulisnya dalam postingannya di media sosial.

Dia menggambarkan bagaimana tampaknya semua orang akan segera kehabisan udara. "Saya mendengar seorang wanita memberikan informasi rekening bank kepada anggota keluarganya jika dia tidak selamat. Saya menelepon ibu saya dan mengatakan kepadanya bahwa saya mungkin tidak bisa pulang."

Baca juga: Banjir di China Tewaskan Belasan Orang, Kereta Bawah Tanah Terendam hingga Dua Orang Hilang

Baca juga: Banjir mematikan di Jerman dan Belgia: Jalan terputus hingga mobil bertumpukan

Qijiqiyuan mengatakan dia akan pingsan ketika penyelamat membuka jendela.

"Ini adalah momen terdekat saya dengan kematian," katanya. "Saya akan sangat menyesal jika saya mati. Saya akan menyesal tidak bertemu begitu banyak orang dan tidak makan hotpot pedas favorit saya. Yang terpenting, saya akan menyesal tidak mengatakan 'I love you' kepada orang tua saya, nenek dan adik laki-laki,” katanya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Sosok Indra Rudiansyah, Mahasiswa Indonesia Turut Andil dalam Terciptanya Vaksin AstraZeneca

Mahasiswa asal Indonesia, Indra Rudiansyah menjadi salah satu sosok di balik terciptanya vaksin AstraZeneca yang kini digunakan di tanah air untuk melawan Covid-19.

Sebelumnya viral momen pemimpin tim pengembangan vaksin Oxford/AstraZeneca, Dame Sarah Gilbert mendapat standing ovation dari penonton kejuaraan tenis Wimbledon 2021.

Sebab berkat terciptanya vaksin ini, pertandingan tenis akbar itu dapat digelar.

Ternyata putra bangsa, Indra Rudiansyah menjadi salah satu bagian dari tim penelitian Covid-19 yang dipimpin Sarah Gilbert.

Lalu siapakah sosok Indra Rudiansyah ini?

Baca juga: Hasil Studi: Dua Dosis Vaksin Pfizer atau Astrazeneca Efektif Lawan Varian Delta

Baca juga: Indonesia Kedatangan Total 2,5 Juta Vaksin: 1 Juta Astrazeneca dan 1,5 Juta Moderna

Mahasiswa asal Indonesia, Indra Rudiansyah menjadi salah satu sosok di balik terciptanya vaksin AstraZeneca yang kini digunakan di tanah air untuk melawan Covid-19.
Mahasiswa asal Indonesia, Indra Rudiansyah menjadi salah satu sosok di balik terciptanya vaksin AstraZeneca yang kini digunakan di tanah air untuk melawan Covid-19. (Kompascom Reporter on Location)

Dilansir Kompas.com, Indra (29) merupakan mahasiswa Universitas Oxford yang tergabung dalam tim Jenner Institute yang dipimpin ilmuwan Inggris, Profesor Sarah Gilbert. 

Tim Jenner Institute dan Oxford Vaccine Group bekerja sama menguji coba vaksin virus corona di Pusat Vaksin Oxford sejak 20 Januari 2020.

Kepada Antara London, Indra mengaku bahwa sebenarnya vaksin corona bukan penelitian utamanya untuk thesis, melainkan vaksin malaria.

Namun dia mengaku bangga bisa bergabung dalam tim uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Indra bergabung dengan tim karena saat itu lab kekurangan banyak sumber daya manusia.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Pria di China Meninggal setelah Terpapar Virus Monkey B Langka, Ini Gejala yang Perlu Diperhatikan

Seorang pria di China menjadi orang ke-22 di dunia yang meninggal dunia setelah terinfeksi virus Monkey B, Mirror melaporkan.

Pria tersebut berusia 53 tahun, yang berprofesi sebagai dokter hewan.

Ia terpapar virus Monkey B setelah membedah dua kera yang mati pada awal Maret lalu.

Ia mulai menunjukkan gejala mual dan muntah sebulan kemudian.

Setelah itu, ia mengalami demam dengan "gejala neurologis" seperti kesemutan, menurut The Sun.

Pria tersebut jatuh sakit selama berminggu-minggu sebelum akhirnya meninggal pada bulan Mei.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan pria itu sempat mengunjungi dokter di beberapa rumah sakit tetapi akhirnya meninggal pada 27 Mei.

Baca juga: Eks Direktur WHO: Virus Monkey B Sudah Ada Sejak 1930, Bukan Berarti Tidak Bisa Jadi Pandemi

Baca juga: Beijing Dukung Petisi Usut Lab Fort Detrick AS dan Asal Muasal Virus Corona

Foto ilustrasi monyet, sumber virus Monkey B. Seorang pria di China meninggal setelah terpapar virus langka Monkey B. Ini daftar gejala yang perlu diperhatikan
Foto ilustrasi monyet, sumber virus Monkey B (Freepik)

Pria itu bekerja di sebuah institut khusus pembiakan primata dan penelitian eksperimental di Beijing.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas