Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bayi Orca yang Terdampar di Selandia Baru Meninggal, di Tengah Pencarian Induknya yang Terpisah

Seekor bayi orca atau paus pembunuh yang terdampar di Selandia Baru dan diselamatkan sukarelawan meninggal.

Bayi Orca yang Terdampar di Selandia Baru Meninggal, di Tengah Pencarian Induknya yang Terpisah
nzherald.co.nz Youtube
Seekor bayi orca atau paus pembunuh bernama Toa, yang terdampar di Selandia Baru dan diselamatkan sukarelawan meninggal. 

TRIBUNNEWS.COM - Seekor bayi orca atau paus pembunuh yang terdampar di Selandia Baru dan diselamatkan warga meninggal.

Dilansir BBC, bayi paus itu mati setelah 10 hari lalu ditemukan terdampar di dekat Ibukota Wellington, Selandia Baru. 

Para relawan yang iba mencoba melakukan pencarian untuk menemukan induknya di perairan terdekat.

Paus pembunuh yang diberi nama Toa itu diyakini berusia 6 bulan dengan panjang sekitar 2,5 m.

Baca juga: VIRAL Hiu Paus Muncul di Pantai Ngrenehan Gunungkidul, Kejutkan Pemancing hingga Tanggapan BKSDA

Baca juga: KISAH Nelayan Lobster AS 30 Detik di Mulut Paus Bungkuk: Saya Pikir Saatnya Saya Mati

Seekor bayi orca atau paus pembunuh yang terdampar di Selandia Baru dan diselamatkan sukarelawan meninggal.
Seekor bayi orca atau paus pembunuh bernama Toa, yang terdampar di Selandia Baru dan diselamatkan sukarelawan meninggal. (nzherald.co.nz Youtube)

Menurut laporan, bayi paus ini tidak akan bisa bertahan hidup sendirian di lautan karena terpisah dari keluarganya.

Nasib Toa membuat warga Selandia Baru iba, hingga dilakukan pencarian nasional yang diikuti ratusan relawan.

Toa yang memiliki arti 'prajurit' ini terpisah dari kawanannya dan ditemukan oleh dua remaja.

Saat itu Toa terdampar di perairan dangkal di Plimmerton, utara Wellington.

Konservasionis menempatkan bayi paus ini di kolam darurat.

Dia diberi makan melalui dot khusus setiap empat jam.

Halaman
12
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas