Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tekan Infeksi Tokyo, Perilaku Anak Muda Jepang Adalah Kuncinya Terutama Vaksinasi

Infeksi yang jauh melebihi 3000 orang per hari di Jepang banyak disumbang oleh para anak muda Jepang usia 20-40 tahun dan mereka perlu segera di vaksi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Tekan Infeksi Tokyo, Perilaku Anak Muda Jepang Adalah Kuncinya Terutama Vaksinasi
Foto Richard Susilo
Gubernur Tokyo Yuriko Koike 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Infeksi yang jauh melebihi 3000 orang per hari di Jepang banyak disumbang oleh para anak muda Jepang usia 20-40 tahun dan mereka perlu segera di vaksinasi untuk menekan infeksi yang ada.

"Saya ingin anak muda mendapatkan vaksin. Perilaku anak muda adalah kuncinya," tekan Yuriko Koike Gubernur Tokyo Rabu (28/7/2021).

Dia menyatakan niatnya untuk menahan infeksi yang terus berkembang pesat dengan mempercepat antisipasi dan mengambil tindakan menyeluruh untuk mencegah infeksi, antara lain melalui vaksinasi.

Pada tanggal 28 Juli ini lebih dari 3000 orang terinfeksi corona di Tokyo,  jumlah tertinggi yang pernah ada, dan penyebaran cepat belum berhenti.

Gubernur Koike mengatakan kepada wartawan di Pemerintah Metropolitan Tokyo, " Jumlah terinfeksi orang tua yang telah divaksinasi telah menurun tajam, dan sebaliknya, jumlah orang muda yang belum divaksinasi dan menjadi sakit parah atau sekarat kini  sedang meningkat pesat."

Selain itu, "Saya ingin Anda menahan diri untuk tidak pergi keluar secara tidak perlu dan mendesak dan mengikuti langkah-langkah pengendalian infeksi dasar. Saya ingin anak muda mendapatkan vaksin. Perilaku anak muda adalah kuncinya, jadi tolong bekerja sama.".

Rekomendasi Untuk Anda

Dia menambahkan bahwa personil yang diperlukan, fasilitas medis yang diperlukan, dan tempat tidur yang diperlukan akan lebih diperluas lagi untuk mencegah sistem penyediaan perawatan medis menjadi ketat.

Lebih lanjut, ketika ditanya tentang pendapat direktur Biro Kesehatan dan Kesejahteraan Metropolitan Tokyo mengenai kenakalan remaja, "Jangan khawatir tentang kenakalan," kata Gubernur Koike.

"Jumlahnya meningkat, tetapi sekarang bukan hanya jumlah orang yang positif. . Dalam arti tertentu, ini berbeda dari sebelumnya. Saya pikir itu tujuannya untuk memberi tahu Anda perbedaan antara memiliki dan tidak memiliki vaksin adalah sangat penting saat ini."

Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas