Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Hukum Polisi Maritim China Tidak Diakui Internasional, Jepang pun Resah

Menteri Pertahanan mengirim pesan yang kuat kepada masyarakat internasional bahwa ia akan terus berbagi keprihatinan tentang Hukum Polisi Maritim.

Hukum Polisi Maritim China Tidak Diakui Internasional, Jepang pun Resah
Foto Kementerian Pertahanan Jepang
Peningkatan kekuatan Pasukan Penjaga Pantai China (CCG). 

Salah satunya adalah "perang opini publik" yang menyebarkan citra tindakan China di dalam dan luar negeri, dengan mengatakan bahwa hal itu mengganggu ketertiban laut.

Kementerian Pertahanan Jepang memposting komentar tentang Hukum Polisi Maritim di situs webnya dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

Baca juga: Para Gubernur se-Jepang Usulkan Lockdown

Dalam bahasa Inggris dapat dilihat di: https://www.mod.go.jp/en/d_act/sec_env/ch_ocn/index.html

Setelah menunjukkan kemungkinan bahwa undang-undang tersebut melanggar hukum internasional, "situasi aktual" CCG yang memperkuat warna militer, seperti memperkuat peralatan kapal polisi Angkatan Laut China dan menduduki pos utama dengan orang-orang dari Angkatan Laut diperkenalkan.

Selain itu, Menteri Nobuo Kishi mengangkat masalah hukum pada pembicaraan bilateral dan konferensi internasional setelah penegakan Hukum Polisi Maritim.

"Kami ingin memberikan dukungan kami di luar negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia yang memiliki keprihatinan yang sama," tambah Kishi.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas